Akses Air Bersih Tiga Wilayah Sintang Terbatas, Bupati Usulkan Pembiayaan APBN

oleh

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang. Pemerintah Kabupaten Sintang berupaya mengatasi persoalan tersebut dengan mengusulkan pembangunan dan peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) perpipaan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan, kebutuhan infrastruktur air bersih di daerah cukup besar, sementara kemampuan fiskal pemerintah kabupaten terbatas. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu memperjuangkan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat.

“Kita memiliki banyak kebutuhan pembangunan, sementara kemampuan anggaran daerah terbatas. Karena itu, pembangunan infrastruktur yang membutuhkan biaya besar perlu kita perjuangkan agar bisa mendapat dukungan dari APBN,” kata Bupati belum lama ini.

Usulan pengembangan SPAM perpipaan tersebut menyasar tiga wilayah, yakni Kecamatan Sintang, Kayan Hulu dan Ambalau. Ketiganya memiliki persoalan berbeda dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Di Kecamatan Sintang, pemerintah mengusulkan peningkatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 50 liter per detik pada SPAM Unit Sungai Ringin beserta bangunan penunjang. Peningkatan ini diperlukan untuk mengantisipasi pertumbuhan kawasan permukiman yang semakin pesat.

Sementara di Kecamatan Kayan Hulu dan Ambalau, persoalan utama adalah keterbatasan akses pelayanan air bersih serta jarak yang jauh dari sumber air baku yang layak.

Kayan Hulu memiliki potensi 2.578 rumah yang dapat menjadi pelanggan layanan air bersih. Adapun di Kecamatan Ambalau terdapat potensi 1.095 rumah tangga. Kedua wilayah tersebut diusulkan mendapatkan pembangunan SPAM berkapasitas 50 liter per detik.

Bupati mengatakan, pembangunan SPAM tidak sekadar menambah fasilitas pengolahan air, tetapi juga memperluas jangkauan pelayanan agar lebih banyak masyarakat memperoleh akses air bersih.

“Kita ingin pelayanan air bersih bisa menjangkau masyarakat lebih luas. Ini kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kehidupan sehari-hari. Karena itu, usulan ini penting untuk diperjuangkan agar bisa direalisasikan,” ujarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.