SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Universitas Kapuas (UNKA) Sintang mewisuda 455 mahasiswa pada Wisuda Angkatan XXIII di Indoor Apang Semangai, Kompleks Stadion Baning Sintang, Sabtu (24/10/2026) pagi. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dalam lima tahun terakhir.
Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny yang menghadiri kegiatan tersebut berpesan agar para lulusan tidak mudah menyerah dalam menghadapi persaingan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Dalam sambutannya, Ronny mengingatkan bahwa perjalanan setelah wisuda tidak selalu berjalan sesuai harapan. Kegagalan dan kesempatan yang belum datang harus dijadikan bagian dari proses untuk berkembang.
“Kegagalan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Kegagalan adalah kesempatan untuk belajar memperbaiki diri dan bangkit dengan cara yang lebih baik,” kata Ronny.
Menurutnya, para lulusan tidak perlu merasa rendah diri ketika melihat orang lain mencapai keberhasilan lebih cepat. Setiap orang memiliki perjalanan, waktu, dan kesempatan yang berbeda dalam meraih cita-cita.
Karena itu, dia meminta para wisudawan dan wisudawati tetap percaya diri, menjaga integritas, serta terus mengembangkan kemampuan agar mampu menghadapi tantangan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
“Jangan takut menghadapi persaingan. Jangan mudah menyerah ketika kesempatan belum datang. Jangan merasa rendah diri hanya karena orang lain melangkah lebih cepat,” ujarnya.
Mantan ketua DPRD Sintang inj juga menekankan bahwa gelar sarjana seharusnya tidak hanya menjadi modal untuk mencari pekerjaan. Para lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu menciptakan peluang, mengembangkan potensi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan seorang sarjana tidak semata-mata diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitarnya.
Wisuda Angkatan XXIII UNKA Sintang diikuti lulusan dari tujuh program studi. Ilmu Administrasi Publik menjadi program studi dengan jumlah wisudawan terbanyak, yakni 166 orang, disusul Ilmu Administrasi Bisnis sebanyak 108 orang dan Ilmu Hukum sebanyak 86 orang.
Selanjutnya, Agroteknologi meluluskan 60 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 13 orang, Pendidikan Biologi 12 orang, dan Kehutanan 10 orang.
Dengan bertambahnya 455 lulusan tersebut, UNKA Sintang kembali melahirkan sumber daya manusia terdidik yang diharapkan mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Ronny berpesan agar para lulusan tidak hanya berorientasi pada kesuksesan pribadi, tetapi juga menjadikan ilmu yang diperoleh selama kuliah sebagai bekal untuk menghadirkan perubahan positif.
“Jadilah sarjana yang tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.





