Bangun Taman di TPS, Ini Alasan DLH Sintang

oleh
Siti Musrikah

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- TPS Hutan Wisata di Sintang pernah berubah menjadi titik penumpukan sampah sepanjang sekitar 50 meter. Kondisi itu membuat kawasan terlihat kumuh dan mengganggu lingkungan sekitar. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sintang kemudian melakukan pembenahan besar dari nol hingga membangun fasilitas baru yang lebih layak.

Kepala DLH Sintang, Siti Musrikah, mengatakan kondisi awal TPS tersebut sangat tidak tertata. Bahkan, lokasi itu belum memiliki bak penampungan sampah yang jelas.

“Dulu di sana tidak ada baknya, jadi orang buang sampah di pinggir jalan. Sampahnya sampai memanjang kurang lebih 50 meter,” ujarnya, Selasa 14 April 2026.

Melihat kondisi tersebut, DLH langsung melakukan penanganan darurat. Sampah yang menumpuk diangkut secara bertahap menggunakan truk pengangkut setiap hari.

“Dalam dua minggu itu kami bisa angkut sampai 16 dump truk sampah dari lokasi itu,” katanya.

Setelah sampah dibersihkan, DLH mulai membangun fasilitas baru agar masalah tidak terulang. TPS kemudian dibuat lebih permanen dengan ukuran yang lebih teratur.

“Kami bangun bak ukuran 10 kali 8 meter supaya masyarakat punya tempat yang jelas untuk buang sampah,” jelasnya.

Pembangunan TPS tersebut tidak mudah karena kondisi tanah di lokasi merupakan tanah gambut yang lembek. DLH harus melakukan penguatan dasar agar bangunan tidak cepat rusak.

“Tanahnya lembek, jadi harus kami pasang cerucuk dan batu besar supaya kuat,” ungkapnya.

Selain membangun fasilitas utama, DLH juga menata kembali area sekitar TPS. Bekas tumpukan sampah yang sebelumnya kumuh dirapikan agar tidak lagi menjadi pemandangan kotor.

“Kami juga buat taman kecil supaya wajahnya tidak kumuh lagi,” ujarnya.

Upaya ini dilakukan agar masyarakat merasa nyaman saat membuang sampah dan tidak lagi menjadikan lokasi tersebut sebagai titik pembuangan liar.

“Kami ingin TPS ini lebih tertib dan tidak kembali seperti dulu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.