SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba, mengingatkan para pelajar agar bijak dalam menggunakan gadget. Ia menilai, penggunaan teknologi memang membantu proses belajar, namun jika berlebihan justru bisa berdampak negatif.
Menurut Jaba, gadget seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pendidikan, bukan menjadi pengganggu. Ia melihat saat ini masih banyak pelajar yang menggunakan gadget tanpa batasan waktu yang jelas.
“Gadget memang membantu dalam proses belajar, tetapi kalau digunakan secara berlebihan justru bisa mengganggu konsentrasi dan menurunkan minat belajar,” kata Jaba belum lama ini.
Ia juga menyoroti dampak sosial dari penggunaan gadget yang tidak terkendali. Interaksi antar pelajar dinilai berkurang karena lebih banyak waktu dihabiskan dengan perangkat digital.
“Ketergantungan gadget juga bisa mengurangi interaksi sosial di kalangan pelajar, padahal itu penting untuk membentuk karakter dan kepribadian,” ujarnya.
Selain itu, penggunaan gadget yang berlebihan juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Gangguan penglihatan, kurangnya aktivitas fisik, hingga pola tidur yang tidak teratur menjadi risiko yang perlu diwaspadai.
“Penggunaan gadget yang tidak terkendali dapat berdampak pada kesehatan, seperti gangguan penglihatan hingga pola tidur yang tidak teratur,” jelasnya.
Ia menilai, pengawasan dari orang tua dan pihak sekolah sangat diperlukan agar penggunaan gadget tetap terarah. Peran kedua pihak ini dinilai penting dalam membentuk kebiasaan yang baik bagi anak-anak.
“Perlu ada pengawasan dari orang tua dan pihak sekolah agar penggunaan gadget bisa dibatasi dan tetap terarah,” katanya.
Jaba berharap para pelajar dapat memanfaatkan teknologi secara positif untuk mendukung masa depan mereka, bukan sebaliknya menjadi penghambat.
“Kita berharap para pelajar bisa lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.






