SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Persoalan infrastruktur masih menjadi aspirasi utama masyarakat Kabupaten Sintang. Hal itu terungkap dari hasil kegiatan reses ketiga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sintang yang dilaporkan dalam Rapat Paripurna ke-7 Masa Persidangan III Tahun 2026, Rabu (4/11/2026).
Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Sebastian Jaba, menyampaikan bahwa selama pelaksanaan reses, pihaknya menerima banyak usulan masyarakat terkait pembangunan jembatan penghubung antardesa, normalisasi sungai, serta pembangunan dan peningkatan jalan.
Menurut Jaba, kebutuhan jembatan masih banyak disampaikan warga karena infrastruktur tersebut menjadi akses penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk pekerjaan masyarakat.
“Dalam kunjungan reses ke-3 ini kami Fraksi PDI Perjuangan masih banyak menerima masukan dari masyarakat yang mengusulkan pembangunan jembatan penghubung antardesa maupun pembangunan jembatan penghubung yang selalu digunakan untuk masyarakat bekerja sehari-hari,” demikian disampaikan Jaba dalam laporannya.
Selain jembatan, masyarakat juga mengusulkan normalisasi sungai. Kondisi sungai yang mengalami pendangkalan dinilai menjadi salah satu penyebab terganggunya akses jalan ketika musim hujan.
“Kami juga masih mendapatkan banyak usulan dari masyarakat untuk dapat membantu melakukan normalisasi sungai,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, ketika musim penghujan tiba, sejumlah desa mengalami jalan terputus akibat kondisi sungai yang mengalami pendangkalan. Lebar sungai juga dinilai tidak mampu menampung volume air yang meningkat.
Aspirasi lainnya berkaitan dengan pembangunan dan peningkatan jalan. Hampir di setiap wilayah yang dikunjungi, masyarakat menyampaikan harapan agar pemerintah terus membantu menyelesaikan persoalan infrastruktur secara bertahap.
“Peran DPRD sangatlah penting untuk selalu menyuarakan aspirasi masyarakat agar dapat tersampaikan kepada pemerintah daerah sehingga dapat dijadikan sebagai program-program prioritas di tahun berikutnya,” kata Jaba.
Fraksi PDI Perjuangan berharap hasil reses tersebut dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan Kabupaten Sintang.
Melalui laporan itu, Fraksi PDI Perjuangan juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyuarakan aspirasi masyarakat dan menangani berbagai persoalan yang dihadapi warga.





