SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Kondisi akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di KM 7 Sintang menjadi perhatian serius Dinas Lingkungan Hidup. Jalan masuk yang rusak dinilai menghambat operasional pengangkutan sampah dan berisiko terhadap kendaraan yang digunakan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sintang, Siti Musrikah, mengatakan persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah kondisi jalan yang belum memadai. Truk pengangkut sampah sering mengalami kerusakan akibat medan yang sulit dilalui.
“Masalah kami di TPA KM 7 itu jalan masuknya. Truk kami sudah tua dan kondisinya memprihatinkan,” ujar Siti Musrikah di DPRD Sintang, Jumat 27 Maret 2026 kemarin.
Ia mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir bahkan terjadi kerusakan serius pada kendaraan. Sasis truk patah karena kondisi jalan yang buruk, ditambah risiko kendaraan terguling saat melintas.
“Kemarin hampir dua hari berturut-turut truk kami patah sasis karena masuk ke lokasi dan terbalik,” katanya.
Kondisi tersebut telah dilaporkan kepada pimpinan daerah sebagai bahan pertimbangan untuk segera dilakukan perbaikan. Perbaikan akses jalan dinilai penting agar aktivitas pengangkutan sampah bisa berjalan lancar dan aman.
Selain itu, DLH juga mulai menjajaki kemungkinan kerja sama dengan pihak PLTU untuk membantu penanganan masalah tersebut. Salah satu opsi yang dibahas adalah pemanfaatan material pembakaran atau abu sisa (paba) untuk pengerasan jalan.
“Kami sudah sampaikan juga ke pihak PLTU, apakah bisa membantu menggunakan paba untuk pengerasan jalan masuk ke TPA,” jelasnya.
Menurutnya, jika jalan masuk sudah diperkeras, pekerjaan pengangkutan dan penanganan sampah akan jauh lebih efektif. Waktu kerja bisa dipersingkat dan risiko kerusakan kendaraan dapat ditekan.
“Kalau jalannya sudah keras, pekerjaan kami bisa lebih cepat dan sampah bisa segera kami tangani,” ungkapnya.
Ia berharap ada solusi konkret dalam waktu dekat agar persoalan ini tidak terus berulang. Perbaikan infrastruktur dasar seperti akses jalan menjadi kunci utama dalam pengelolaan sampah yang optimal.
“Harapan kami tentu ada dukungan agar akses ini segera diperbaiki,” pungkasnya.





