SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Sintang Tahun 2025 menjadi perhatian DPRD. Salah satu hal yang disorot adalah belum terlihatnya pembangunan infrastruktur sesuai rencana awal.
Wakil Ketua DPRD Sintang, Yohanes Rumpak mengatakan infrastruktur merupakan program utama dalam visi dan misi kepala daerah. Namun pelaksanaannya di tahun 2025 dinilai belum berjalan.
“Infrastruktur itu prioritas tapi di tahun 2025 belum terlihat hasilnya,” kata Rumpak di DPRD Sintang, Jumat 27 Maret 2026
Ia menjelaskan kondisi mulai berubah pada tahun 2026. Sejumlah kegiatan pembangunan sudah mulai berjalan di beberapa wilayah.
“Sekarang sudah ada pergerakan. Kita mulai lihat ada pembangunan,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian besar pembangunan tersebut didorong oleh pemerintah pusat. Bantuan anggaran dari pusat dinilai cukup membantu daerah.
“Yang banyak bergerak ini dari pusat, daerah kita terbantu dengan itu,” jelasnya.
Rumpak juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus yang dinilai berperan dalam mendorong anggaran pembangunan masuk ke Sintang.
“Kita ucapkan terima kasih kepada Pak Lasarus yang sudah membantu,” katanya.
Ia menilai dukungan tersebut memberi dampak bagi masyarakat. Pembangunan yang berjalan mulai dirasakan manfaatnya, terutama untuk akses dan aktivitas warga.
“Kalau pembangunan jalan dan lainnya berjalan, masyarakat juga ikut merasakan,” lanjutnya.
Meski ada bantuan dari pusat, ia mengingatkan peran pemerintah daerah tetap penting. Upaya dari daerah tetap dibutuhkan agar pembangunan bisa merata.
“Daerah juga harus tetap berusaha, jangan hanya berharap dari luar,” tegasnya.
Rumpak menyebut keterbatasan anggaran menjadi kendala utama. Kondisi itu membuat ruang gerak pemerintah daerah tidak leluasa.
“Anggaran kita berkurang, jadi banyak yang belum bisa dilakukan,” ujarnya.
Ia berharap ke depan ada langkah yang lebih baik agar pembangunan tetap berjalan dan bisa dirasakan masyarakat luas.
“Kita ingin pembangunan terus berjalan, walaupun kondisi anggaran terbatas,” pungkasnya.






