SINTANG [www.mediakapuasraya.com]– Pancasila telah menjadi dasar negara Indonesia selama puluhan tahun dan tetap bertahan menghadapi berbagai tantangan. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus saat memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).
Kartiyus menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sintang.
Menurut Kartiyus, perjalanan Indonesia selama 81 tahun sejak merdeka tidak lepas dari berbagai tantangan terhadap ideologi negara.
Ia menyebut, Pancasila telah menghadapi berbagai rongrongan, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.
“Pancasila sudah teruji. Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, kita bisa mempertahankan Pancasila dari berbagai macam rongrongan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” kata Kartiyus.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga sekaligus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, kata Kartiyus, menjadi pengingat bagi seluruh warga negara Indonesia agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi simbol, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita berbangga dan bersyukur kepada Tuhan bahwa Pancasila masih menjadi ideologi negara yang terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia,” ujarnya.
Upacara tersebut dihadiri anggota Forkopimda, instansi vertikal, pejabat dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, Dishub, Satpol PP, Damkar, anggota Polres Sintang, Kodim 1205 Sintang, mahasiswa, dan pelajar.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Bidang Perekonomian dan Pembangunan Niko Dimus membacakan ikrar Hari Kesaktian Pancasila.
Ikrar tersebut mengingatkan bahwa sejak Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, berbagai rongrongan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia telah terjadi.
Semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai Pancasila dinilai menjadi kekuatan untuk mempertahankan keutuhan NKRI.
“Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terang Niko Dimus.





