SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sintang menjadi momentum penting untuk memperkuat arah perjuangan partai ke depan. Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel My Home Sintang, Rabu 15 April 2026 itu dimanfaatkan untuk konsolidasi sekaligus evaluasi capaian politik.
Sekretaris DPW PKB Kalimantan Barat, Irsan, mengatakan partai harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika politik yang terus berubah. Ia meminta seluruh kader tetap aktif dan hadir di tengah masyarakat.
“Kita sebagai kader harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat pemilu, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
Irsan menilai, peran partai tidak hanya soal politik kekuasaan, tetapi juga bagaimana menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat. Kehadiran kader di lapangan menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.
“Kehadiran partai itu harus bisa memberi solusi, bukan sekadar janji,” katanya.
Ia juga menyoroti capaian PKB di Kabupaten Sintang yang saat ini memiliki tiga kursi di DPRD. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini dinilai sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki strategi ke depan.
“Saat ini kita tiga kursi, sebelumnya empat. Ini harus jadi bahan evaluasi bersama,” ungkapnya.
Melalui Muscab, Irsan berharap PKB bisa menyusun langkah yang lebih terarah untuk menghadapi pemilu mendatang. Target peningkatan kursi menjadi salah satu fokus yang ingin dicapai.
“Kita berharap ke depan bisa meningkatkan perolehan kursi, minimal lima kursi,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mendorong pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan partai politik lainnya. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri.
“Kita harus bersinergi dengan pemerintah dan semua pihak untuk membangun daerah,” ujarnya.
Irsan menambahkan, komunikasi yang baik dengan masyarakat harus terus dijaga, terutama di tingkat bawah. Ia mengingatkan kader agar tidak mudah menyerah meski menghadapi berbagai tantangan.
“Dalam politik itu biasa ada naik turun, tapi yang penting kita tetap semangat dan terus bekerja,” katanya.
Ia berharap Muscab ini tidak hanya menghasilkan keputusan internal, tetapi juga langkah nyata yang bisa dirasakan masyarakat.
“Muscab ini harus jadi momentum untuk memperkuat langkah dan kerja nyata ke depan,” pungkasnya.



