SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Upaya mempercepat penanganan kebersihan lingkungan mulai dilakukan Pemerintah Kabupaten Sintang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kini mengubah pola kerja petugas di lapangan agar hasilnya lebih cepat terlihat oleh masyarakat.
Kepala DLH Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, mengatakan selama ini pekerjaan dilakukan secara terpisah. Setiap petugas hanya fokus pada tugas masing-masing tanpa koordinasi yang kuat di lapangan.
“Selama ini pola kerja kita masih sendiri-sendiri. Petugas taman hanya membersihkan taman, penyapu jalan hanya fokus menyapu, dan petugas parit hanya membersihkan parit. Mulai sekarang saya ingin mereka bekerja bersama-sama supaya hasil kerjanya lebih terlihat,” ujarnya, kemarin.
Perubahan sistem ini dilakukan dengan menggabungkan seluruh petugas dalam satu tim di lokasi yang sama. Cara ini dinilai lebih efektif karena pekerjaan bisa diselesaikan lebih cepat dan hasilnya langsung terlihat.
Menurut Siti, kerja bersama juga akan memperkuat kekompakan antarpetugas. Setiap orang dapat saling membantu sesuai kebutuhan di lapangan.
“Pendekatan kerja seperti ini membuat kita lebih kompak. Kalau ada bagian yang belum selesai, bisa langsung dibantu oleh petugas lain, sehingga pekerjaan lebih cepat tuntas,” jelasnya.
Selain itu, DLH juga mengatur penggunaan armada pendukung seperti truk pengangkut sampah. Pengaturan ini dilakukan agar proses pembersihan berjalan lancar tanpa kendala di lapangan.
Pengelolaan pergerakan kendaraan disesuaikan dengan aktivitas petugas. Hal ini penting agar tidak terjadi penumpukan sampah saat kegiatan berlangsung.
“Kami juga mengatur pergerakan armada supaya sejalan dengan kerja petugas. Jadi sampah yang sudah dikumpulkan bisa langsung diangkut dan tidak menumpuk,” katanya.
Kegiatan bersih-bersih ini difokuskan di sepanjang Jalan MT Haryono. Area yang ditangani meliputi taman, parit, dan badan jalan.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat. DLH juga mengajak warga untuk ikut menjaga kebersihan agar kondisi tersebut bisa bertahan.
Siti berharap sistem kerja terpadu ini menjadi kebiasaan baru di lingkungan DLH Sintang dan memberikan dampak nyata bagi kota, pungkasnya.



