SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Ketua Komisi C DPRD Sintang, Anastasia, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan layanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Menurutnya, Posyandu sangat penting untuk memantau kesehatan ibu dan anak, terutama dalam upaya mencegah stunting sejak dini.
Anastasia mengatakan, Kabupaten Sintang masih menghadapi persoalan stunting yang perlu menjadi perhatian bersama. Karena itu, orang tua diharapkan lebih aktif membawa anak ke Posyandu untuk memeriksa pertumbuhan dan perkembangannya.
“Jangan sampai Posyandu yang sudah ada ini tidak dimanfaatkan. Kalau ada kegiatan Posyandu, datanglah. Anak kita bisa ditimbang, diukur tinggi badannya, dan diperiksa kesehatannya,” kata Anastasia, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, stunting harus dicegah sejak awal, bukan menunggu sampai anak terlihat mengalami gangguan pertumbuhan. Pemantauan kesehatan dan pemenuhan gizi anak perlu diperhatikan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
“Kalau kita rutin datang ke Posyandu, perkembangan anak bisa dipantau. Kalau ada masalah, bisa cepat diketahui dan segera ditangani. Jangan tunggu anak sudah mengalami stunting baru kita sibuk,” ujarnya.
Anastasia juga mengingatkan bahwa pencegahan stunting bukan hanya tugas pemerintah atau petugas kesehatan. Orang tua dan keluarga memiliki peran besar dalam memastikan anak mendapatkan makanan bergizi, lingkungan yang sehat, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Ini tanggung jawab kita bersama. Pemerintah sudah menyediakan layanan, petugas juga ada. Tinggal bagaimana masyarakat mau memanfaatkannya. Jangan malas membawa anak ke Posyandu, karena ini untuk kesehatan dan masa depan anak kita,” tuturnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat untuk datang ke Posyandu semakin meningkat. Upaya sederhana seperti rutin menimbang dan mengukur tinggi badan anak dapat membantu mendeteksi lebih awal apabila terjadi gangguan pertumbuhan.
“Optimalkan Posyandu yang ada, lagi pula itu gratis,” pungkasnya.






