SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Generasi muda di Kabupaten Sintang didorong untuk terus meningkatkan kemampuan agar mampu menghadapi persaingan di era digital. Penguasaan teknologi, keterampilan, dan kemauan untuk terus belajar menjadi bekal penting bagi pemuda dalam meraih peluang pendidikan, pekerjaan, maupun usaha.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, menilai perkembangan teknologi telah mengubah banyak aspek kehidupan. Kondisi ini menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkembang, tetapi juga menghadirkan tantangan bagi mereka yang tidak mau beradaptasi.
Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa generasi muda perlu mempersiapkan diri untuk menjawab perubahan zaman. Semangat pemuda masa kini tidak hanya diwujudkan melalui persatuan, tetapi juga melalui kemampuan dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Anak muda harus memiliki kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Perkembangan zaman semakin cepat, sehingga generasi muda perlu mempersiapkan diri agar mampu mengikuti perubahan dan memanfaatkan peluang yang tersedia,” ujar Anastasia, pada Rabu 28, Oktober 2026.
Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi perlu diimbangi dengan keterampilan lain, seperti berpikir kritis, berkomunikasi, bekerja sama, dan menyelesaikan masalah. Bekal tersebut diperlukan agar pemuda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan karya dan memberikan solusi.
Media digital, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk memperluas pengetahuan, memasarkan produk usaha, hingga mengembangkan kreativitas. Namun, penggunaannya juga harus disertai sikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
“Teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif. Anak muda harus mampu memilah informasi, tidak mudah percaya pada berita yang belum jelas kebenarannya, dan menggunakan media sosial untuk kegiatan yang produktif,” katanya.
Anastasia juga menilai kesempatan belajar dan mengembangkan keterampilan perlu terbuka bagi seluruh pemuda, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pedalaman Sintang. Akses terhadap pendidikan, pelatihan, dan teknologi menjadi bagian penting agar generasi muda memiliki kesempatan berkembang.
Dukungan keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendorong kreativitas serta inovasi. Dengan dukungan tersebut, pemuda diharapkan dapat mengembangkan potensi sesuai minat dan kemampuan masing-masing.
Hari Sumpah Pemuda pun menjadi momentum bagi generasi muda untuk membuktikan bahwa semangat persatuan dapat berjalan beriringan dengan kemajuan pengetahuan dan teknologi.
“Pemuda Sintang harus berani mengembangkan diri, terus belajar, dan menggunakan teknologi secara bijak. Dengan kemampuan dan semangat yang kuat, generasi muda dapat mengambil bagian dalam membangun daerah dan menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.





