SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, mendorong masyarakat untuk mulai melakukan gerakan menanam pohon dari lingkungan rumah masing-masing. Ia menegaskan, kegiatan penghijauan tidak harus dilakukan di lahan luas.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Bumi 2026 di SMA Negeri 2 Sintang, Rabu (22/4/2026).
“Menanam pohon tidak harus di lahan luas. Bisa menggunakan polybag, pot, atau media sederhana lainnya,” ujarnya.
Menurut Siti, keterbatasan lahan bukan alasan untuk tidak berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Bahkan tanaman kecil pun memiliki manfaat besar, terutama dalam menjaga kualitas udara.
Ia mencontohkan tanaman lidah mertua yang mampu menyerap polusi udara di dalam ruangan. Tanaman tersebut dinilai cocok untuk ditanam di rumah.
“Tanaman seperti lidah mertua bisa membantu menyerap racun di udara. Ini contoh sederhana yang bisa dilakukan di rumah,” katanya.
Siti juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan ruang sempit di sekitar rumah untuk penghijauan. Selain memperindah lingkungan, hal tersebut juga memberikan manfaat kesehatan.
“Yang penting ada kemauan. Tidak perlu menunggu lahan luas atau biaya besar,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa gerakan menanam pohon harus dimulai dari kesadaran individu. Jika dilakukan secara masif, dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan.
“Bayangkan kalau setiap orang menanam satu pohon, tentu lingkungan kita akan jauh lebih baik,” ucapnya.
Siti berharap kebiasaan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama oleh generasi muda.
“Kita mulai sekarang. Mungkin kita tidak menikmati hasilnya, tapi anak cucu kita nanti yang akan merasakan manfaatnya,” pungkasnya.






