SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengajak masyarakat mengembangkan usaha makanan ringan atau snack berbahan pangan lokal. Langkah ini diharapkan bisa membuka peluang usaha sekaligus menambah penghasilan masyarakat.
Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Kabupaten Sintang 2026 di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (20/10/2026).
Ronny mengatakan, bahan pangan lokal seperti ubi, singkong, dan ikan lele bisa diolah menjadi berbagai makanan ringan yang menarik dan memiliki nilai jual.
Menurutnya, kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal perlu terus dikembangkan. Kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia juga diharapkan tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Harapan kita, kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi bagaimana kreativitas ibu-ibu dan kelompok masyarakat dalam mengolah pangan lokal bisa membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sintang,” kata Ronny.
Untuk mendukung gerakan pangan lokal, Pemkab Sintang berencana memprioritaskan snack berbahan pangan lokal dalam kegiatan rapat dan pertemuan pemerintah daerah setiap Selasa dan Jumat.
Bahan yang digunakan di antaranya ubi-ubian, singkong, ikan lele, serta bahan pangan lokal lainnya yang dapat diolah menjadi makanan siap saji.
Ronny berharap, langkah ini bisa membantu memperluas pasar bagi pelaku usaha makanan lokal. Dengan adanya permintaan dari kegiatan pemerintah, produk olahan masyarakat diharapkan semakin dikenal dan memiliki peluang penjualan yang lebih besar.
Selain itu, Pemkab Sintang juga mengajak masyarakat mempromosikan produk olahan pangan lokal melalui media sosial.
Masyarakat yang memiliki produk kreatif dapat mengunggah foto atau informasi produknya, kemudian menandai akun Instagram Prokopim Sintang dan Dinas Ketahanan Pangan. Produk tersebut juga bisa ditandai ke akun Instagram pribadi Wakil Bupati Sintang untuk membantu promosi.
“Kita bantu promosikan agar produk pangan lokal Sintang semakin dikenal masyarakat,” ujar Ronny.







