SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Sandan, meminta masyarakat bersabar terkait perbaikan jalan dan jembatan yang masih mengalami kerusakan di sejumlah wilayah. Ia menyebut kondisi tersebut tidak lepas dari keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.
Menurut Sandan, saat ini anggaran mengalami efisiensi sehingga berdampak pada pelaksanaan pembangunan. Pemerintah daerah sebenarnya telah merencanakan berbagai perbaikan, namun realisasi tetap bergantung pada ketersediaan dana.
“Pemerintah daerah pasti sudah merencanakan perbaikan jalan. Semua itu kita pikirkan, tetapi kalau dananya tidak ada, pembangunan juga tidak bisa dilakukan,” kata Sandan di Pendopo Bupati Sintang, Kamis 9 April 2026 kemarin.
Ia menjelaskan, proses pembangunan tidak bisa dilakukan secara instan karena harus melalui tahapan perencanaan dan persetujuan anggaran. Setiap program yang dijalankan harus sesuai dengan mekanisme yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Kita berharap ada kebijakan dari pemerintah daerah, karena tidak mungkin dibiarkan. Tapi ini tidak bisa instan, karena anggaran harus melalui persetujuan,” ujarnya.
Sandan juga mengingatkan bahwa langkah mendahului anggaran justru berisiko menimbulkan masalah baru dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Kalau mendahului anggaran, justru bisa menimbulkan masalah baru,” tegasnya.
Ia menambahkan, kondisi jalan dan jembatan rusak tidak hanya terjadi di Kabupaten Sintang, tetapi juga di banyak daerah lain. Hal ini berkaitan dengan keterbatasan kemampuan keuangan daerah.
“Kondisi ini terjadi di semua daerah, bukan hanya di Kabupaten Sintang,” jelasnya.
Selain itu, ia menyebut daerah masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat karena pendapatan asli daerah masih terbatas.
“Kita di daerah ini sangat bergantung pada dana transfer dari pusat. PAD kita masih minim,” katanya.
Ia berharap ada dukungan lebih besar dari pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih optimal di daerah.
“Kalau tidak ada dukungan dari pusat, tentu sulit untuk membiayai pembangunan,” pungkasnya.




