SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Peran ibu dalam keluarga dinilai tidak hanya berkaitan dengan mengurus rumah tangga, tetapi juga penting dalam mengatur dan menjaga kondisi ekonomi keluarga.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sintang Bala saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kabupaten Sintang ke-54 Tahun 2026 di Pendopo Bupati Sintang, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Sintang Ny. Hermina Bala bersama jajaran pengurus, Ketua DPRD Sintang H. Indra Subekti serta pengurus PKK kecamatan.
Bupati Bala mengatakan, 10 program pokok PKK pada dasarnya berangkat dari keluarga. Karena itu, berbagai program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kehidupan keluarga.
Menurutnya, salah satu hal yang perlu mendapat perhatian adalah kemampuan keluarga mengatur pendapatan dan pengeluaran rumah tangga.
“10 program PKK itu berangkat dari keluarga kecil, berangkat dari kepedulian di dalam rumah tangga. Segala sesuatu dimulai dari dalam keluarga. Kita menata ekonomi keluarga dan mengatur anggaran rumah tangga supaya berkecukupan. Dan di sinilah peranan ibu-ibu,” terang Bupati Bala.
Ia mengajak para ibu untuk memahami kondisi ekonomi keluarganya masing-masing sebelum menentukan berbagai kebutuhan.
Menurutnya, pendapatan keluarga perlu disesuaikan dengan pengeluaran sehingga kebutuhan rumah tangga dapat dipenuhi secara terukur.
“Saya ingin kita mampu mengukur keinginan dan kemampuan kita seperti apa. Kita harus memahami kondisi internal keluarga kita. Kita harus mengukur pendapatan dan penghasilan kita, setelah itu bisa merinci pengeluaran kita,” jelasnya.
Bupati Bala juga mengingatkan agar peran sebagai anggota PKK tidak hanya dilihat dari kegiatan organisasi maupun seragam yang dikenakan.
Menurutnya, terdapat tanggung jawab yang lebih besar, terutama bagaimana nilai-nilai PKK dapat diterapkan mulai dari keluarga masing-masing.
“Menjadi ibu-ibu PKK, jangan hanya bangga dengan busana yang dipakai. Karena ada beban moral yang mengimbanginya. Dalam pengelolaan keuangan ini, mulailah dari keluarga kita sendiri,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bala juga menyampaikan dukungan Pemkab Sintang terhadap kegiatan PKK di tingkat kecamatan. Melalui APBD Perubahan Tahun 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 juta untuk masing-masing PKK kecamatan.
Bala meminta dukungan tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk menjalankan kegiatan PKK sekaligus tetap memperhatikan tertib administrasi dan pelaporan.
“Silakan digunakan dengan baik. Namun tetap harus hati-hati, karena kecil pun, kalau salah ya salah. Laporan keuangan juga harus bagus,” ujar Bupati Bala.






