Stok Pangan Sintang Diproyeksi Aman Hingga 50 Hari

oleh
Ida Meilyyani

SINTANG [www.mediakapuaaraya.com]- Ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Sintang diproyeksi masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan. Hal tersebut berdasarkan proyeksi neraca pangan wilayah per Maret 2026.

Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Sintang Ida Meilyyany mengatakan proyeksi tersebut memuat data berbagai komoditas bahan pokok yang dipantau pemerintah daerah.

“Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, ada proyeksi neraca pangan wilayah per Maret 2026 yang memuat sekitar 12 komoditas utama,” ujar Ida Meilyyani saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral kesiapan pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026 di Aula BKM Polres Sintang, Kamis 5 Maret 2026 kemarin.

Dalam proyeksi tersebut, setiap komoditas dihitung berdasarkan kebutuhan serta ketersediaan stok di daerah.
“Di situ sudah ada angka terkait kebutuhan dan ketersediaan stok pangan di Kabupaten Sintang,” katanya.

Ia menyebutkan, dari berbagai komoditas yang dipantau, sebagian besar masih berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Contohnya untuk beras, dari perhitungan neraca pangan kita masih berada pada kondisi aman,” ujarnya.

Bahkan berdasarkan proyeksi tersebut, ketersediaan beras diperkirakan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa minggu ke depan.

“Kalau melihat dari perhitungan neraca pangan tadi, untuk beras diperkirakan masih cukup untuk sekitar 50 hari ke depan,” jelas Ida Meilyyani.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap melakukan pemantauan terhadap sejumlah komoditas yang dianggap perlu mendapat perhatian, salah satunya daging sapi.

“Yang perlu kita waspadai salah satunya daging sapi karena kondisi stoknya memang terbatas sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.