Harga Daging Sapi di Sintang Sempat Jadi Sorotan Nasional

oleh
Ida Meilyyani

SINTANG [www.mediakapuaaraya.com]- Kenaikan harga daging sapi di Kabupaten Sintang sempat menjadi perhatian pemerintah pusat. Kondisi ini terjadi menjelang perayaan Imlek dan bulan puasa Ramadan, ketika permintaan bahan pokok di masyarakat biasanya meningkat.

Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Sintang Ida Meilyyany mengatakan kondisi tersebut terungkap saat rilis inflasi oleh Badan Pusat Statistik pada 27 Februari lalu.

“Pada tanggal 27 Februari lalu kita tahu bahwa saat itu kita menjelang hari raya Imlek, kemudian puasa Ramadan. Pada saat yang sama juga ada rilis dari BPS terkait kondisi inflasi di daerah,” jelasnya saat menyampaikan paparan dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat Kapuas 2026 di Polres Sintang, Kamis 5 Maret 2026.

Menurutnya, dari rilis tersebut diketahui bahwa Kabupaten Sintang mengalami inflasi sekitar 5,12 persen secara tahun ke tahun. Beberapa komoditas bahan pokok menjadi penyumbang kenaikan tersebut.

“Untuk Kabupaten Sintang ini secara tahun ke tahun kita mengalami inflasi sekitar 5,12 persen. Ada beberapa komoditas bahan pokok penting yang menjadi penyumbang inflasi,” katanya.

Salah satu komoditas yang paling mendapat perhatian adalah daging sapi. Pada saat itu harga daging sapi di Sintang tercatat cukup tinggi dibandingkan sejumlah daerah lainnya.

“Komoditas daging sapi memang yang tertinggi secara nasional pada waktu itu. Makanya dari tim pusat juga sempat turun langsung ke Kabupaten Sintang untuk melakukan pengecekan terkait faktor penyebab kenaikan harga tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan untuk mengetahui berbagai faktor yang memengaruhi kenaikan harga, termasuk kondisi ketersediaan pasokan di daerah.

Pemerintah daerah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah juga terus melakukan koordinasi dengan para distributor untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

“Kita bersama tim dan para distributor terus melakukan koordinasi untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di masyarakat,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.