Pelatihan Pengurus Koperasi Merah Putih di Sintang Jadi yang Terbesar di Kalbar

oleh
Subendi

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa Koperasi Merah Putih (KDKMP) Tahun 2025 di Kabupaten Sintang tercatat sebagai salah satu yang terbesar di Kalimantan Barat.

Kegiatan yang digelar oleh Disperindagkop Sintang ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kelembagaan koperasi desa sekaligus mempersiapkan percepatan pembangunan gerai koperasi di setiap wilayah.
Pelatihan ini menjadi bagian dari program peningkatan kapasitas pengurus KDKMP yang telah dirancang secara berjenjang oleh pemerintah daerah.

PLT Kepala Disperindagkop Sintang, Subendi menyampaikan bahwa skala pelatihan tahun ini sangat besar karena melibatkan semua desa dan kelurahan yang masuk dalam program KDKMP. Ia menjelaskan bahwa jumlah peserta mencapai ratusan orang dan dibagi dalam beberapa angkatan.

“Jumlah Kopdeskel Merah Putih kita ada 406. Setiap desa dan kelurahan mengirimkan dua orang peserta, jadi total ada 812 orang yang kita latih dalam delapan angkatan. Pelatihan sudah dimulai sejak 10 November dan akan selesai pada 16 Desember 2025, hari ini angkatan ke-3,” ujar Subendi, Senin 17 November 2025.

Subendi menjelaskan bahwa pelaksanaan berlangsung intensif. Dalam satu minggu, Disperindagkop menyelesaikan dua angkatan sekaligus agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan sesuai jadwal. Materi yang diberikan disusun berdasarkan modul resmi dan menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang koperasi.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pengurus menjadi fondasi penting untuk memperkuat operasional Koperasi Merah Putih di desa. Langkah ini juga mendukung percepatan pembangunan gerai KDKMP yang saat ini sedang dalam proses pendataan oleh pemerintah daerah bersama TNI.

“Setiap angkatan berlangsung selama tiga hari dan seluruh materinya sudah kita siapkan sesuai modul. Harapan kita agar para pengurus bisa lebih siap menjalankan koperasi di desa masing-masing,” kata Subendi.

Dia berharap proses pembangunan gerai di desa dapat berjalan cepat setelah pelatihan selesai dan pengurus koperasi memiliki pemahaman yang sama dalam pengelolaan koperasi.

“Pelatihan ini kita siapkan supaya pembangunan gerai nanti bisa lebih cepat karena pengurusnya sudah paham tugasnya,” ujar Subendi.

No More Posts Available.

No more pages to load.