Pekan Gawai Dayak Sekadau Resmi Dibuka

oleh

SEKADAU [www.mediakapuasraya.com]- Pekan Gawai Dayak ( PGD ) Ke – VII Kabupaten Sekadau dibuka Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Drs.Cornelis MH, Senin 25/7/2016 diBetang Youth Center Jl.Diponegoro kabupaten Sekadau.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 7 kali oleh Drs. Cornelis MH yang juga Gubernur Kalimantan Barat selaku presiden majelis adat nasional didampingi Bupati Sekadau Rupinus SH.M.Si dan Wakil bupati Sekadau Aloysius SH., M.SI serta sejumlah unsur forkompinda Sekadau dan tamu undangan.

Ketua panitia kegiatan Drs.Nico Bohot menyatakan Gawai Dayak ke-VII Kabupaten Sekadau diselenggarakan panitia berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Adat Dayak (DAD) Kab.Sekadau No 014/DAD-SKD/V/2016.

Gawai Dayak adalah bentuk ungkapan syukur atas hasil alam dan doa meminta agar hasil alam di tahun berikutnya melimpah dalam menunjang perekonomian keluarga masyarakat suku Dayak. Ungkap Nico.

Bupati Sekadau Rupinus dalam laporannya kepada Gubernur Kalbar menyatakan, Gawai Dayak merupakan wujud pelestarian, perlindungan dan pengembangan dalam pemanfaatan seni budaya daerah khususnya budaya Dayak yang ada di Kabupaten Sekadau.

“Tradisi Gawai merupakan kegiatan yang dilakukan masyarakat Dayak setelah melakukan panen hasil alam sebagai wujud ungkapan syukur dan untuk memulai pertanian di tahun berikutnya,” ungkap Rupinus.

Cornelis menyatakan bahwa Gawai Dayak dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota se Kalimantan Barat. “Gawai Dayak adalah ungkapan kegembiraan masyarakat Dayak dalam mensyukuri hasil alam. Jika dikaitkan dengan program pemerintah saat ini adanya cetak sawah adalah untuk memenuhi kebutuhan pangan di masyarakat,” ungkap Cornelis.

Gubernur meminta masyarakat yang sudah mendapatkan cetak sawah agar ditanami padi dan menjaganya untuk tidak dialih fungsikan.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga serta  melestarikan  alam dan lingkungan yang asri demi kelestarian alam.“Pengurus adat untuk menjaga alam dan menanami tanah kosong dengan tanaman buah dan tanaman yang bermanfaat “, tandasnya.

Dengan tegas pula, ia mengatakan tidak akan merekomendasikan perluasan lahan perkebunan kelapa sawit. Tegasnya pula. ( Herman )

No More Posts Available.

No more pages to load.