SINTANG-KALBAR, (MKR): Menjelang bulan suci Ramadhan 1436 Hijriyah, peredaran barang-barang ilegal di Sintang semakin marak. Terbukti ditemukan berbagai jenis makanan di gudang penyimpanan ikan.
Satu diantaranya gudang milik Adi di kawasan Akcaya I Sintang. Gudang dengan ukuran kurang lebih 5 x 8 ini menyimpan ikan asal Malaysia. Bahkan tidak hanya ikan, sosis Malaysia juga dijual Adi.
Saat wartawan menyambangi gudang milik Adi di Jalan Sintang-Putusibau Kelurahan Akcaya I Sintang baru baru ini,. Di situ terlihat empat unit prizer (tempat penyimpanan ikan) milik Adi berjejer rapi.
Adi menceritakan, mendapat ikan tersebut dari Malaysia melalui Balai Karangan. Hanya saja Adi enggan menjelaskan siapa pengusaha yang memasukkan ikan tersebut.
“Kadang saya ambil sendiri dari Balai Karangan. Kadang saya juga ambil di salah satu toko di Pasar Sungai Durian,” ujarnya.
Selain menjual Ikan, Adi juga mengaku kerap memasukkan gula asal negeri Malasya ke Kabupaten Sintang. Gula tersebut ia pasarkan ke sejumlah toko.
“Kadang satu minggu sekali datangnya, Bang. Sekali datang 40 karung kadang lebih,” ungkap Adi.
Dari Pantauan di lapangan, terlihat puluhan ikan di dalam prizer yang sudah membusuk. Ikan itu terlalu lama disimpan. Bahkan menurut Adi ikan yang disimpan itu selama tiga hingga empat bulan lamanya.
“Di dalam Prizer ini ada rempela juga, Bang. Sudah sekitar satu bulan belum laku,” ujarnya.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dipsrindagkop dan UKM) Sintang, H Sudirman mengaku belum mengetahui adanya peredaran ikan asal Malaysia di wilayah kerjanya.
“Hasil pantauan kami di lapangan terhadap pengusaha ikan di Kabupaten Sintang, belum kami jumpai adanya pengusaha jual ikan asal Malaysia,” kata Sudirman.
Meskipun demikian, Sudirman tidak menampik jika ada pengusaha-pengusaha ikan yang tak berizin nekat menjual ikan. “Fokus kita memang pengawasan kepada pengusaha yang berizin, kalau tak berizin itu belum kami lakukan pengecekan,” ungkapnya.
Informasi adanya pengusaha menjual ikan asal Malaysia, Sudirman mengaku akan segera menindaklanjutinya. Ia berencana akan mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan ikan asal Malaysia itu. “Besok coba akan kami cek,” tegas Sudirman. (mo)





