SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-Lomba Sekolah Sehat (LSS)Tingkat Nasional Tahun 2016. Lingkungan MTsN Sintang begitu asri, terlihat dari beberapa tanaman hijau dan bunga yang ditata rapi di sudut-sudut sekolah. Tak ada sampah yang dijumpai berserakan di lingkungan sekolah.
Setiap ruang kelas memiliki tiga buah tong sampah berbeda fungsi yakni sampah basah,sampah kering dan sampah dari benda tajam seperti beling kaca dan lain lain.
Terdapat wastafel cuci tangan, 6 kantin sehat, Pojok Tanaman Obat Warga (Toga) dan UnitKesehatan Sekolah (UKS).
Selain itu penyedian toilet siswa sesuai dengan rasio yakni satu toilet wanita biasa digunakan oleh 25 siswi dan satu toilet pria untuk 40 siswa. Kepala MTsN Sintang Ahmad Yani mengungkapkan sebelumnya MTsN Sintang telah mendapatkan juara di tingkat Kecamatan, kabupaten dan Provinsi. Dan MTsN Sintang sekarang tengah berupaya memenuhi kriteria-kriteria sekolah sehat. “UKS harus memadai.Jadi ada tenaga medisnya dan kader kesehatan yang berasal dari murid”,tegasnya.
Dari 595 murid MTsN Sintang 90 orang di antaranya adalah kader kesehatan. Terbagi menjadi lima bagian UKS, Jumantik, Toga, Gizi dan Kesling. Mereka yang nantinya melaksanakan tugas kesehatan dan mengajak teman-temannya menerapkan Pola Hidup Bersih danSehat (PHBS).
Selain itu juga guna meningkatkan kesadaran kebersihan lingkungandengan mural slogan-slogan cinta kebersihan di setiap dinding pagar kelas. Pemberian sangsi bagi pelanggaran kebersihan, kerapian dan keteraturan sekolah jugadiberikan. Hal ini guna menimbulkan sikap preventif kesadaran siswa dan siswiuntuk melakukan tindakan-tindakan yang melanggar tata tertib dan peraturan madrasah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang,Yosepha Hasnah sangat mengapresiasi dimana MTsN 1 ini dipercaya mewakili lomba sekolah sehat tingkat nasional ini.
“Saya sebagai pemerintah Kabupaten Sintang tentu bangga terhadap MTsN 1 yang terpilih mewakili lomba sekolah sehat tingkat Nasional ini,”paparnya.
Dia berharap LSS ini dapat juara 1 akan tetapi apabila tidak dapat juga tidak menjadi persoalan,mengingat pada saat lomba LSS tingkat Provinsi lalu sudah mendapatkan juara 1. Pun demikian dia berharap kepada tim penilai supaya lebih obyektif dalam menyeleksi sesuai indikator yang dilombakan.
Hal senada dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sintang,Harysinto Linoh,
Pihaknya juga berbangga hati terhadap sekolah tersebut,pihaknya sebagai intansi kesehatan tentu memberi dukungan dalam bentuk menugaskan tim kesehatan untuk memberi pelatikan terhadap mereka.
“Kita dukung terwujudnya sekolah sehat ini dengan mengutus petugas kesehatan guna memberi pelatihan di sekolah ini,”katanya.
Selain itu Sinto juga menyinggung salah satu indikator yang dilombakan yakni kawasan bebas rokok,dan saat ini perda tersebut sedang digodog pemkab Sintang.
“Memang disekolah ini,larangan untuk merokok ini pas sekali dengan perda yang tengah dibahas pemkab,”pungkasnya.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Sintang,Hendri Harahap menuturkan dalam hal ini pihaknya juga telah mendukung mendorong agar program sekolah sehat dan hidup bersih ini terwujud dengan membantu tong tong sampah.
“Dukungan PLH terhadap hal ini sangat positif sekali,”ungkapnya.(Ss/mo)




