SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Pemerintah Kabupaten Sintang terus berupaya mempercepat pembangunan gerai Koperasi Merah Putih agar dapat segera melayani kebutuhan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Plt Kepala Disperindagkop Sintang, Subendi, saat menjelaskan perkembangan operasional koperasi yang saat ini memasuki tahap pendataan dan penguatan kerja sama di lapangan.
Gerai koperasi menjadi bagian penting dalam rencana pengembangan pelayanan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah bersama unsur TNI saat ini bergerak melakukan pendataan lokasi serta kesiapan teknis untuk memulai pembangunan gerai. Langkah ini dinilai perlu dilakukan cepat agar koperasi dapat segera berdiri dan beroperasi maksimal.
Subendi menyampaikan bahwa koordinasi bersama berbagai pihak terus berjalan untuk mendukung proses tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembangunan gerai masih membutuhkan kesiapan data, verifikasi, dan kelengkapan administrasi dari setiap desa yang menjadi sasaran program.
“Koperasi kita sekarang terus kita dorong operasionalnya, terutama percepatan pembangunan gerai. Pendataan sudah dilakukan oleh rekan-rekan di TNI dan pemerintah daerah. Kita bersinergi agar pembangunan gerai koperasi ini lebih cepat,” ujar Subendi, Senin 17 November 2025.
Terkait dukungan anggaran, Subendi menyebut bahwa dana operasional untuk koperasi belum dapat dicairkan sepenuhnya. Sejumlah proposal dari koperasi desa sudah masuk ke Bank Mandiri sebagai bank penyalur. Proses verifikasi dan penyesuaian kebutuhan menjadi bagian dari mekanisme yang harus dilalui sebelum pencairan dilakukan.
“Untuk pencairan anggaran memang belum ada, tetapi proposal sudah banyak masuk ke Bank Mandiri. Ini menjadi prioritas kita agar koperasi segera bisa beroperasi,” katanya.
Ia menerangkan bahwa anggaran sebesar Rp2,5 miliar yang dialokasikan untuk koperasi mencakup pembangunan gerai dan kebutuhan modal usaha. Meski demikian, pencairannya tidak dilakukan sekaligus karena mengikuti mekanisme perbankan dan rencana penggunaan dana di lapangan.
“Kita juga sudah mendapat informasi bahwa pencairan tidak bisa dilakukan sekaligus. Bank akan mencairkan sesuai kebutuhan dan rencana bisnis koperasi. Jadi harus tahap demi tahap,” ujarnya.




