SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang mendapat respon positif dari pemerintah kecamatan. Program yang dilaksanakan oleh TNI tersebut dinilai sangat membantu pembangunan daerah, khususnya di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.
Camat Sintang, Fauzi Hazani menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI yang telah memilih wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan program TMMD tahun ini.
“Kami tentu mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah memilih wilayah ini sebagai lokasi kegiatan TMMD. Kami menyambut baik program ini karena ada banyak pekerjaan pembangunan yang sebenarnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” ujar Fauzi Hazani, Rabu 11 Maret 2026 kemarin.
Menurutnya, program TMMD sangat membantu percepatan pembangunan infrastruktur, terutama pada ruas-ruas jalan yang selama ini belum dapat dikerjakan karena keterbatasan anggaran.
“Tentunya dengan keterbatasan biaya yang dimiliki pemerintah daerah, program seperti ini sangat membantu sekali. Kehadiran TNI melalui kegiatan TMMD sangat meringankan beban pemerintah dalam pembangunan,” katanya.
Ia juga menilai program TNI Manunggal Membangun Desa merupakan wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan negara, tetapi juga hadir membantu pembangunan di daerah.
“Ini menjadi bukti bahwa slogan TNI, dari rakyat dan untuk rakyat, benar-benar terwujud melalui kegiatan TMMD. Kehadiran TNI di tengah masyarakat seperti ini tentu sangat dirasakan manfaatnya,” ungkap Fauzi.
Meski demikian, Fauzi berharap program TMMD ke depan dapat diperbanyak baik dari sisi frekuensi pelaksanaan maupun jumlah lokasi kegiatan.
Menurutnya, jika kegiatan TMMD hanya dilaksanakan beberapa kali dalam setahun dengan jumlah lokasi terbatas, maka banyak daerah yang harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan program tersebut.
“Kami berharap frekuensinya bisa diperbanyak dan lokasi kegiatan juga ditambah. Kalau hanya empat kali setahun dengan dua lokasi kegiatan sementara ada 14 kabupaten, tentu antriannya akan panjang,” harap Fauzi.
Ia menambahkan, pemerintah kecamatan dan kelurahan sangat merasakan manfaat program TMMD dalam membantu pembangunan di wilayahnya.
“Bagi kami di pemerintah daerah, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan, program ini sangat membantu karena dapat mengurangi beban anggaran dalam proses pembangunan,” pungkas Fauzi Hazani.




