SINTANG [www.mediakapuasraya.com] – Pemerintah Kabupaten Sintang bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Barat terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah. Hal ini terlihat pada pelaksanaan Exit Meeting Audit Pendapatan Daerah yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Senin 10 November 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Inspektur Kabupaten Sintang, Budi Purwanto, ST., MM, beserta Koordinator TLHP pada Inspektorat Sintang. Pertemuan dipimpin Plh. Sekretaris Daerah Sintang, Herkolanus Roni, SH., M.Si, dan diikuti sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah yang menangani sektor pendapatan daerah.
Exit Meeting ini menandai berakhirnya pemeriksaan rinci terhadap Pendapatan Daerah Kabupaten Sintang untuk tahun anggaran 2024 hingga triwulan III tahun 2025. Audit dilakukan untuk menilai efektivitas pengelolaan pendapatan serta mendorong penguatan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
Plt. Inspektur Kabupaten Sintang, Budi Purwanto, menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama seluruh pihak selama proses pemeriksaan. Ia menilai audit tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.
“Kami berterima kasih atas masukan dan rekomendasi dari BPK. Ini akan menjadi dasar bagi kami untuk melakukan perbaikan agar pengelolaan pendapatan daerah bisa berjalan lebih baik dan profesional,” ujar Budi Purwanto.
Ia menambahkan bahwa peningkatan pendapatan harus berjalan seiring inovasi dan efisiensi, termasuk dalam sektor pajak daerah, retribusi, dan pengelolaan aset. Ia juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan internal agar potensi kebocoran dapat dicegah.
Sementara itu, Plh. Sekda Sintang, Herkolanus Roni, mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menindaklanjuti temuan audit dengan cepat dan tepat. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab moral pemerintah daerah.
“Tindak lanjut hasil audit bukan hanya kewajiban administratif. Ini juga bentuk komitmen kita untuk memperbaiki kinerja dan menjaga kepercayaan masyarakat,” tegas Roni.
Pelaksanaan Exit Meeting berjalan kondusif dan produktif. Pemerintah Kabupaten Sintang dan BPK RI bersepakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan sistem pengelolaan pendapatan daerah yang transparan, akuntabel, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
(Rilis Diskominfo Sintang Tahun 2025)





