SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-Pukesmas Rawat Inap Dedai hari ini, Rabu (18/05/2016) telah resmi dibuka.Kini masyarakat Dedei sudah tak perlu susah untuk mendapatkan fasilitas kesehatan, seperti puskesmas rawat inap, dan mulai saat ini puskesmas rawat inap yang dibangun dengan menggunakan dana APBN dikecamatan Dedai sudah dapat digunakan.
Kepala Dinas Kesehatan, Harisinto Linoh mengatakan, pembangunan gedung puskesmas yang terbilang megah tersebut merupakan bentuk komiten pemerintah untuk meningkatkan jaminan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.
Dijelasknnya pula, Pembangunan puskesmas rawat inap yang menelan anggaran hingga 5,4 Miliyar tersebut turut melibatkan masyarakat setempat, mulai dari perencanaannya hingga desain bangunannya.
Luasan gedung puskesmas rawat inap yang berdiri di kecamatan dedai tersebut yakni mencapai 1500 meter persegi,”dan terdapat 30 ruang atau kamar inap,”kata Kadis Kesehatan, Harsinto Linoh, Rabu (18/5).
Ditambahkannya, dengan hadirnya puskesmas rawat inap saat ini, tentu Masyarakat dedai harus besyukur, apalagi, ini puskesmas satu-satunya di sintang yang sketsanya sudah sesuai dengan standar dari menteri kesehatan.
Sementara Bupati Sintang Jarot wonarno yang meresmikan gedung puskesmas rawat inap tersebut berharap, ke depan, seiring perkembangan masyarakat, puskesmas rawat inap di kecamatan Dedai, bisa ditingkatkan menjadi rumah sakit pratama.
“Mari kita jaga puskesmas ini. Kita tingkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan manajemen pelayanan yang baik,”kata Bupati Sintang Jarot Woinarno.
Selain itu, bupati juga meminta, masyarakat harus dilibatkan dalam pengelolaan kesehatan dalam bentuk komite kesehatan yang bertugas mengawasi pelayanan kepada masyarakat.
“Tujuan komite kesehatan yang melibatkan masyarakat tentu untuk mengawasi petugas kesehatan yang suka terlambat atau jarang ditempat, sehingga bisa di laporkan untuk di atasi,”tukasnya.
Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Provinsi Kalimantan Barat H Sukiman yang turut hadir dalam peresmian puskesmas rawap inap tersebut menyampaikan, terima kasih kepada seluruh masyarakat kecamatan dedai yang sudah mendukung dalam membantu pengalokasian dana untuk pembangunan puskesmas.
Dijelaskannya, pada tahun 2015, Kabupaten Sintang mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) sebesar 100 milyar. “Dan puskesmas rawat inap di kecamatan dedai dan sungai durian menjadi salah satu hasilnya, selebihnya, anggaran DAK tersebut akan di gunakan untuk infrastruktur jalan dan jembatan serta irigasi,” katanya.
Ketua DPRD Sintang Jefray Edward menambahkan, Kabupaten sintang memang sangat memerlukan perhatian dari anggota DPR-RI dalam pengalokasian anggaran untuk membantu ercepatan pembangunan di sintang.
“Ada banyak pembangunan di kabupaten Sintang yang memang sangat memerlukan sentuhan langsung dari APBN,” tukasnya .
Satu diantara tokoh masyarakat Dedai, Syahrul mengaku sangat bersukur dengan adanya. puskesmas rawat inap di wilayahnya itu.
Tak hanya itu, Syahrul juga mengaku bangga dengan keberadaan puskesmas rawat inap ini. Karena menurutnya, puskesmas tersebut sudah menyerupai fasitas rumah sakit,”sampai-sampai kami menybut puskesmas rawat inap ini rumah sakit,”katanya.
Kendati demikian, Syahrul masih tetap meminta, selain hadirnya puskesmas rawat inap yang berkelas rumahsakit di daerahnya itu, diharapkannya juga, jalan dan jembatan dari puskesmas menuju kelam permai juga di bangun pemerintah.
“Kami juga punya impian agar jalan dan jembatan dari puskesmas menuju kelam permai bisa mulus” tukasnya ((mo)).




