SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan data yang jujur saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar pemerintah dalam menyusun program pembangunan dan menentukan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
Hal itu disampaikan Bala saat memberikan pengarahan pada Pencanangan dan Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Sintang Kartiyus, Kepala BPS Sintang Murohman, pimpinan organisasi perangkat daerah, petugas sensus ekonomi, serta tamu undangan lainnya.
Bala menegaskan Pemerintah Kabupaten Sintang mendukung penuh pelaksanaan sensus ekonomi yang digelar setiap 10 tahun sekali tersebut. Ia meminta seluruh lapisan masyarakat mulai dari tingkat kecamatan, desa, kelurahan, dusun, RT hingga RW ikut membantu kelancaran pendataan.
“Pemkab Sintang sangat mendukung sensus ekonomi ini karena kita perlu data statistik yang benar dan akurat. Semua harus berpartisipasi dengan menjawab setiap pertanyaan dengan jujur,” kata Bala.
Menurutnya, data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam mengambil berbagai kebijakan pembangunan. Ia mencontohkan data jumlah mesin yang digunakan masyarakat di suatu wilayah akan memengaruhi kebutuhan pasokan bahan bakar minyak (BBM).
“Misalnya data mesin yang ada di sebuah kampung, sampaikan apa adanya sehingga pemerintah bisa mensuplai BBM sesuai jumlah mesin yang ada di wilayah itu. Sehingga antara demand dan supply bisa seimbang,” ujarnya.
Tak hanya itu, data mengenai luas kebun dan sawah juga dinilai penting untuk menghitung kebutuhan pupuk di masing-masing daerah. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat merencanakan program secara lebih tepat sasaran.
Bala juga mengingatkan para petugas sensus untuk menjalankan tugas secara profesional dan benar-benar turun ke lapangan guna memastikan data yang dihimpun valid.
“Saya berharap seluruh petugas sensus ekonomi bisa bekerja dengan benar sehingga terkumpul data yang valid. Masyarakat menjawab pertanyaan dengan jujur, petugas sensus ekonomi juga benar terjun ke lapangan,” tegasnya.
Ia menilai hasil sensus ekonomi akan menjadi acuan penting bagi pemerintah selama satu dekade ke depan. Karena itu, kualitas data yang diperoleh harus benar-benar terjaga.
“Kalau kita berangkat dari data yang benar, saya rasa perencanaan dan pelaksanaan pun bisa benar,” ucap Bala.
Selain menjadi dasar pembangunan daerah, hasil sensus ekonomi juga akan menjadi bahan yang dapat dibawa Pemerintah Kabupaten Sintang ke pemerintah pusat dalam memperjuangkan berbagai program dan kebutuhan daerah.
Bala berharap data yang dihasilkan melalui sensus ekonomi juga dapat mendorong peningkatan pendapatan daerah, termasuk dari sektor perpajakan yang dihitung berdasarkan kondisi ekonomi riil masyarakat.
Sensus Ekonomi 2026 sendiri akan dilaksanakan oleh BPS Kabupaten Sintang dengan melibatkan petugas lapangan yang akan mendatangi masyarakat untuk melakukan pendataan berbagai aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.





