SINTANG-KALBAR, (MKR): Empat hari pasca hujan deras menguyur Sintang, kabut asap kembali menyelimuti wilayah Sintang. Hal ini membuat Kualitas Udara di Kabupaten Sintang kembali Memburuk. Hasil Uji Laboratorium Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang menyatakan kualitas udara di Sintang berbahaya, diatas batas normal baku mutu.
Oleh karena itu, Penjabat Bupati Sintang Alexius Akim kembali memerintahkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang untuk meliburkan Sekolah mulai hari Senin, 28 September 2015 hingga Rabu, 30 September 2015 menyusul semakin berbahayanya kabut asap di Sintang.
“ Penjabat Bupati Sintang memerintahkan Dinas pendidikan untuk meliburkan atau mengalihkan anak –anak untuk belajar di rumah karena cuaca kabut asap di Sintang sudah berbahaya bagi kesehatan, “ Jelas Kabag Humas Pemda Sintang Kurniawan Senin (28/09).
Kepada para orang tua juga dihimbau untuk menjaga putra putrinya agar tidak melakukan aktifitas di luar rumah,dan memperbanyak konsumsi air putih dan sayuran untuk menjaga daya tahan tubuh.
“Tadi Pj. Bupati juga meminta seluruh aktifitas pembakaran lahan agar cepat di hentikan dan diantisipasi agar Kabut asap tidak semakin tebal,” Kata Kurniawan.
Karena kondisi udara yang terus memburuk, Libur sekolah ini telah di perpanjang selama tiga kali oleh pemerintah daerah Kabupaten Sintang, Libur ini hanya berlaku untuk siswa TK hingga SLTP.
Sementara Pantauan media ini di Puskesmas Tanjung Puri sintang sejumlah anak-anak mulai terserang batuk , beberapa warga memperkirakan kabut asap dan debu menjadi penyebab banyaknya anak-anak dilarikan ke Puskesmas akibat menderita ISPA.
“ Anak Saya terpaksa di jemput dari sekolah karena merasakan sesak nafas,” Kata Milkianus, orang tua Pasien Kepada RRI .
Kepala Puskesmas Tanjung Puri Sintang Yustandi mengaku terjadi peningkatan jumlah pasien Ispa terutama anak-anak , kondisi ini sudah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir. (mo)





