Minta Pembangunan Jembatan Engkelinau Diprioritaskan

Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Welbertus

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus meminta agar pemerintah Kabupaten Sintang memprioritaskan pembangunan jembatan Sungai Engkelinau Desa Tebing Raya, Kecamatan Sintang.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa jembatan Sungai Engkelinau menjadi jembatan penghubung ke Desa Mungguk Bantok sampai ke desa-desa bagian pantai Kecamatan Dedai yang berada di pantai Sungai Melawi.

“Jembatan Sungai Engkelianau menghubungkan beberapa desa ke Hulu, termasuk desa yang ada di wilayah Kecamatan Dedai pesisir, Oleh karena itu kita minta pemerintah agar jembatan ini menjadi prioritas kegiatan di tahun 2023,” ujar Welbertus di Gedung DPRD Sintang belum lama ini.

Welbertus mengungkapkan dirinya telah menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya di Kecamatan Sintang. Satu diantaranya mengunjungi Desa Tebing Raya.

“Saat reses ke-3 tahun 2022 ini saya mengunjungi lima desa di kecamatan Sintang salah satunya Desa Tebing Raya. Secara keseluruhan usulan masyarakat masih berkutat soal pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Nah masyarakat Desa Tebing Raya pembangunan Jembatan Sungai Engkelinau sebagai prioritas utama,” jelasnya.

Oleh karena itu, Welbertus berharap pemerintah daerah dapat mengakomdir kebutuhan masyarakat terkait infrastruktur dasar khususnya pembangunan Jembatan Sungai Engkelinau Desa Tebing Raya pasalnya jembatan tersbeut merupakan arus vital masyarakat setempat.

“Masyarakat Desa Tebing Raya dan sekitarnya sangat membutuhkan Jembatan Sungai Enkelinau. Karena jembatan akses vital masyarakat. Kondisnya saat ini memprihatinkan, sudah rusak parah dan nyaris roboh. Parahnya lagi saat banjir sedikit tidak bisa untuk dilewati. Maka kita minta ini diprioritaskan karena ini kebutuhan mendesak,” pungkasnya.

Wakil Bupati Sintang, Melkianus menyambut baik usulan pembangunan jembatan tersebut. Diakuinya bahwa pemerataan pembangunan di daerah menjadi perkejaan berat karena terkendala keterbatasan anggaran. Daerah Kabupetan Sintang yang luas membutuhkan biaya sangat besar untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur. Oleh karena itu dengan dana yang terbatas diprioritaskan pada kebutuhan yang mendesak dan skala prioritas.

“Mengenai penanganan Jembatan Sungai Engkelinau terhadap usulan tersebut akan dilakukan inventarisasi untuk mengetahui tingkat kebutuhan dan jenis penanganan yang tepat dan akan dilakukan penanganan sesuai ketersediaan anggaran yang ada,” pungkasnya.

__Terbit pada
02/12/2022
__Kategori
Parlemen, Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya