Atasi Persoalan Sampah, Bupati Sintang Teken Perjanjian Kerjasama Dengan PT Kusuma Jaya Agro

Atasi Persoalan Sampah, Bupati Sintang Teken Perjanjian Kerjasama Dengan PT Kusuma Jaya Agro

Sintang-www.mediakapuasraya.com-Pemerintah Kab. Sintang bersama PT. Kusuma Jaya Agro melakukan penandatanganan MoU terkait pengolahan sampah menjadi bahan bakar Batu Bara untuk PLTU Sui Ringin, di Pendopo Bupati Sintang, Selasa, 19 April 2022.

Penandatangan MoU tersebut langsung di lakukan oleh Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH dan Direktur PT Kusuma Jaya Agro, Raden Hidayatullah Kusuma Dilaga.

Di jelaskan Direktur PT. Kusuma Jaya Agro, bahwa pengolahan sampah menjadi bahan bakar baru bara ini bukan cuma retorika belaka, namun kata dia, mesinnya sudah jadi, tinggal di bawa ke Sintang. Sintang dinilai tepat menjadi lumbung energi terbarukan ramah lingkungan. Bahkan di Indonesia, Sintang menjadi yang pertama.

Bupati Sintang pun sangat menyambut baik dan mendukung kerjasama pengolahan sampah dengan PT. Kusuma Jaya Agro. Karena menurutnya, kerjasama ini menjadi solusi tepat dalam menyelesaikan persoalan sampah di Kabupaten Sintang. Terlebih memang harga batu bara sangat mahal.

Turut hadir mendampingi Bupati, yakni Kadis LH Kab. Sintang, Asisten II Setda Sintang dan unsur OPD terkait.

Bupati Sintang, Jarot Winarno baru saja menandatangai perjanjian kerjasama dengan PT Kusuma Jaya Agro. Kerjasama ini dalam bentuk pengolahan sampah, limbah perkebunan dan pertanian diolah dengan teknologi terbarukan sebagai subtitusi sebagian bahan bakar batu bara di PLTU Sungai Ringin.

Persoalan sampah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, nampaknya akan terselesaikan. Bupati Sintang, Jarot Winarno baru saja menandatangai perjanjian kerjasama dengan PT Kusuma Jaya Agro.

Kerjasama itu dalam bentuk pengolahan sampah, limbah perkebunan dan pertanian diolah dengan teknologi terbarukan sebagai subtitusi sebagian bahan bakar batu bara di PLTU Sungai Ringin.

PT Kusuma Jaya Agro akan membangun pabrik pengolahan sampah menjadi energi ramah lingkungan di Sungai Ringin. Targetnya, 100 ton sampah perhari.

Hasil produksi lewat Co-firing disuplay sebagai bagian bahan bakar pembagkit listrik 3×7 MW di PLTU Sungai Ringin.

“Ini bukan cuma retorika. Mesin sudah jadi, tinggal kita bawa,” kata Raden Hidayatullah Kusuma Dilaga, Direktur PT Kusuma Jaya Agro dalam paparannya kepada Bupati Sintang, Jarot Winarno, Selasa 19 April 2022.

Sintang dinilai Raden tepat menjadi lumbung energi terbarukan ramah lingkungan. Bahkan, di Indonesia kata dia, Sintang menjadi yang pertama.

“Kita tahu sampah menjadi persoalan besar, bukan Cuma di sintang, tapi juga di kota besar, ini menjadi salah satu solusi menjadi tekknologi terkini, dan ini pertama kali di indonesia yang akan diterapkan di kabupapten sintang,” ujarnya.

“Di bantar gebang belum kita. Daerah lain belum. Hanya ada uji coba di bogor, Cuma 5 ton per hari. Tapi kita akan 100 ton perhari untuk kabupaten sintang. Saya lihat potensi besar sekali di kabupaten sintang untuk energi terbarukan,” bebernya.

Kabupaten Sintang juga dinilai Raden lokasi yang tepat, apalagi sudah ada PLTU 3×7 MW di Sungai Ringin. Pertimbangan lainnya, jarak antara PLTU dan juga Tempat Pembuangan Sampah (TPA) tidak terlampa jauh, sehingga tidak mengkhawatirkan soal biaya pengangkutan sampah.

“Kita akan memanfaatkan sampah rumah tangga maupun sampah kebun dari ranting pohon kayu yang tidak terpakai maupun bekas makanan bisa kita olah dengan teknologi yang tepat bisa dungkana untuk bahan bakar pembangkit 3×7 mega watt di kabupaten sintang bekerjasama dengan PLN grup,” ujarnya

“Sintang kota yang sangat tepat. Sudah ada pembagkit listrik di sungai ringin 3×7 MW, dan kedepan sebagai energi baru terbarukan sehingga kedepan tidak lagi menggunakan energi batu bara sehingga menjadi ramah lingkungan,” ujarnya

 

“Kami sudah survey melihat potensi sampah sampai ke sungai ringin dan TPA, dan kita lihat ini kota paling enak kami kerja, karena TPA dan pembangkit tidak jauh. Kita akan mendirikan pabriknya di sungai ringin,” ungkap Raden.

Bupati Sintang, Jarot Winarno sangat menyambut baik kerjasama pengolahan sampah dengan PT Kusuma Jaya Agro. Menurutnya, kerjasama ini menjadi solusi tepat dalam menyelesaikan persoalan sampah di Kabupaten Sintang.

“Kami semua sangat mendukung. Kita tahu batu bara harganya mahal dan akan bergati dengan sumber daya lainnya. Ini solusi yang tepat, sangat baik. Kita tunggu kegiatannya,” kata Jarot

 

__Terbit pada
21/04/2022
__Kategori
Sintang