Pembangunan Jembatan Harus Standar Komposit

Anggota DPRD Sintang Fraksi PDIP, Kuet Sung

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kabupaten Sintang menyampaikan beberapa saran dan masukan kepada pemerintah daerah dalam rangka menindaklanjuti Raperda Pertanggujawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Sintang  tahun 2020.

Saran dan masukan tersebut diantaranya meminta kepada pemerintah daerah agar pembangunan jembatan untuk kedepannya khususnya di jalan poros minimal menggunakan standar komposit.

“Kami juga meminta agar unit pemeliharaan jalan dan jembatan (UPJJ) di tingkatkan menjadi unit peningkatan jalan dan jembatan,” ujar Anggota DPRD Sintang Kuet Sung menyampaikan Pandangan umum Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkait Raperda Pertanggujawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Sintang  tahun 2020. Pandangan umum fraksi disampikan dalam Rapat paripurna ke-5  DPRD Sintang Masa Persidangan II Tahun 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Jumat 9 Juli 2021.

Fraksi PDIP DPRD Sintang juga meminta kepada pemerintah daerah untuk membangun ruas jalan Kerapa Sepan– Mengkirai – Neran Baya – Sungai Garong, ruas jalan Sungai Buaya – Batu Netak – Sungai Sintang, ruas jalan simpang Sungai Manan – Kampas Raya – Meningkat – Neran Baya, Ruas Jalan Mekar Mandiri – Tuguk – Bukit Segaloh – Mentunai – Nanga Lidau,                ruas jalan Bukit Segaloh                –Sungai                Ranap – Begendang Mal –Natai Tebedak, serta ruas jalan Karya Baru–Tertung Mau – Landau Beringin – Riam Panjang.

“Usulan tersebut sudah pernah disampaikan dalam pandangan umum sebelumnya namun belum ditindaklanjuti pemerintah daerah,” terangnya.

Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto menyampaikan permmohonan maaf kepada seluruh masyarakat Sintang dan anggota DPRD Kabupaten Sintang terkait pembangunan di Kabupaten Sintang yang pada 2 (dua) tahun terakir ini belum menunjukkan hasil yang memuaskan, hal ini disebabkan dengan adanya pandemi covid-19 sehingga menimbulkan kontraksi ekonomi yang begitu signifikan yang mempengaruhi anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan maupun jembatan di semua wilayah Kabupaten Sintang.

Terkait kurang baiknya ruas jalan di jalur skpc kecamatan sepauk sampai kecamatan tempunak, dapat kami sampaikan bahwa mobilitas yang begitu tinggi membuat struktur jalan yang ada menjadi cepat rusak,di karenakan kondisi tanah dasar yang belum aman dilalui kendaraan berat sehingga sebagian tanah menjadi turun dan menyebabkan tingkat kerusakan di spot spot tertentu.dan hal ini tentunya akan segera ditindak lanjuti.

“Terkait saran agar pembangunan jembatan untuk kedepannya khususnya di jalan poros minimal

menggunakan standar komposit, kami menyambut baik saran tersebut dan akan menjadi perhatian dalam menyusun rencana teknis pembangunan jembatan,” terangnya.

 

__Terbit pada
15/07/2021
__Kategori
Parlemen, Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya