Penyekatan di Terminal Sungai Ukoi, In Kata Kapolres

Posko Covid-19 di terminal Sungai Ukoi Sintang

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-  Kasus Covid-19 di Kabupaten Sintang kembali mengalami peningkatan. Sebelumnya sempat berada pada zona kuning atau resiko rendah penyebaran covid-19. Pemkab Sintang pada bulan mei 2021 lalu mengatifkan posko covid-19 di pintu masuk sintang yang berada di Desa Sepulut kecamatan Sepauk. Setiap pelintas  diperiksa untuk mencegah masuknya kasus covid-19 dari luar daerah.

Penyekatan di sepulut terbukti ampuh menekan penyebaran covid-19 di Sintang khususnya mencegah impor kasus dari luar, sedikitnya ada 169 orang terpapar corona berhasil disaring. Hal tersebut dibuktikan pasca penutupan pengoperasian posko covid-19 di Sepulut kasus corona kembali melonjak dan Sintang menjadi Zona Orange atau resiko sedang penyebaran covid-19.

Pada akhirnya Satgas Covid-19 kembali mengaktifkan Posko Penyekatan dalam tindak lanjut instruksi Mendagri dan instruksi Bupati Sintang terkait PPKM Mikro.

Posko penyekatan tersebut berlokasi di Terminal Bus Desa Sungai Ukoi Kecamatan Sungai Tebelian yang merupakan pintu masuk langsung menuju ke Sintang, Kembali Satgas Covid-19 mengaktifkan Posko Penyekatan dalam tindak lanjut instruksi Mendagri dan instruksi Bupati Sintang terkait PPKM Mikro, Minggu 11 Juli 2021.

Posko penyekatan tersebut berlokasi di Terminal Bus Desa Sungai Ukoi Kecamatan Sungai Tebelian yang merupakan pintu masuk langsung menuju ke Sintang.

Dalam penyekatan ini Satgas Covid-19 melibatkan personil gabungan dari TNI-Polri, Brimob, Denpom, Dinas Kesehatan dan Satpol PP yang bertugas langsung dalam pengecekan setiap kendaraan yang hendak melintas.

Pada hari pertama posko penyekatan berjalan, Satgas Covid-19 telah melakukan pemeriksaan terhadap 33 orang dengan menggunakan Test Antigen dimana hasilnya terdapat 2 orang yang didapati positif Covid-19.

Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan posko penyekatan tersebut dilakukan terkait zonasi Kabupaten Sintang yang sampai saat ini masih dalam status oranye.

“Sesuai dengan instruksi Mendagri, untuk zonasi oranye ini statusnya diberlakukan sama dengan zonasi merah sehingga upaya penanggulangan akan terus kita lakukan salah satunya dengan pengaktifan kembali posko penyekatan,” ucap Kapolres.

Posko PPKM ini sendiri dimulai terhitung pada Sabtu 10 Juli 2021 lalu yang dimana akan dilaksanakan hingga minggu depan sambil menunggu perkembangan kasus Covid-19.

“Untuk posko PPKM ini akan kita berlakukan seminggu kedepan tapi jika kasus Covid-19 tidak mengalami penurunan dan malah terjadi sebaliknya maka kemungkinan besar akan dilakukan perpanjangan kembali,” jelasnya

__Terbit pada
12/07/2021
__Kategori
Parlemen, Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya