Polres Sintang Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Polres Sintang yang melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Sabtu, 16 Mei 2021.

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-  Hadirnya pandemi COVID-19 telah membawa perubahan terhadap dunia dengan berbagai tantangan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Di Indonesia, COVID-19 telah menjangkiti lebih dari 1,3 juta orang sejak kasus pertama diumumkan pada bulan Maret 2020, setidaknya 35.000 orang telah meninggal dunia. Namun, upaya untuk menghambat penyebaran virus COVID-19 telah menghambat kegiatan perekonomian dan dampaknya terhadap tingkat kesejahteraan sosial semakin dirasakan masyarakat.

Dampak dari pandemi COVID-19 akan terus dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat selama tahun 2021. Meskipun demikian, ketanggapan perlu diteruskan untuk meningkatkan kesejahteraan anak dan keluarga. Mitra pembangunan di Indonesia siap membantu dalam upaya ini.

Seperti yang dilakukan jajaran Polres Sintang  yang melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Sabtu, 16 Mei 2021.

Bantuan berupa sembako ini diberikan kepada Panti Asuhan Insan Jemelak Jl. Sintang Putusibau Kebong, Kelam Permai.

Bripka Andi Kasih, S.Sos yang merupakan Ketua Zls-Sts Polres Sintang mengatakan kegiatan ini merupakan wujud menselaraskan program pemerintah dalam melawan Covid-19. “Kepedulian kepada masyarakat golongan tidak mampu yang terdampak Covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama”. Tambah Andi yang merupakan Ka Spk Polsek Kayan Hulu.

Ia mengharapkan program pemberian bantuan itu meringankan beban warga dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari di tengah pandemi.

Selain itu Andi menuturkan semoga menjadi berkah dan ladang amal bagi kita semua di bulan suci ramadhan tahun ini yang sangat berbeda dari tahun sebelumnya. “Semoga Pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan kita semua diberi kesehatan agar dapat beraktivitas seperti biasanya” Tutup Bripka Andi.

Diketahui Angkatan Bintara Polri tahun 2005 Gelombang 1 di Polres Sintang berjumlah 25 personel dan tersebar dibeberapa Polsek Jajaran.

Setelah menunjukkan pencapaian penurunan kemiskinan beberapa tahun belakangan ini, tingkat kemiskinan kembali meningkat setelah pandemi COVID-19 . Satu dari 10 orang di Indonesia hari ini hidup di bawah garis kemiskinan nasional. Tingkat kemiskinan anak juga dapat meningkat secara signifikan. Dampak negatif terhadap keadaan sosial-ekonomi dari pandemi bisa menjadi jauh lebih buruk tanpa adanya bantuan sosial dari pemerintah.

__Terbit pada
16/05/2021
__Kategori
Parlemen, Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya