Komisi A Akan Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat Soal Elpiji Melon

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]– Lagi-lagi elpiji subsidi 3kg dikeluhkan masyarakat Kabupaten Sintang. Hal ini dikarenakan harganya melambung tinggi dan juga langka. Harga Eceran Tertinggi (HET) yang seharusnya hanya berkisaran Rp18 ribu, naik 100 persen lebih, hingga Rp37 ribu per tabung di tingkat pengecer.

Menanggapi itu, Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa mengatakan, akan menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut.

“Hari ini kita baru pembentukan komisi di DPRD. Kebetulan permasalahan ini memang ranahnya Komisi A, jadi akan kita tindak lanjuti. Kita akan bahas permasalahan ini saat rapat siang nanti,” ujar Santosa, ditemui di kantor DPRD setempat, Jumat (1/11/2019) kemarin.

Kalau memang diperlukan sidak, kata Santosa, itu akan dilakukan oleh pihaknya di pangkalan-pangkalan dan juga akan mendatangi dinas terkait untuk dimintai penjelasan.  “Ketika memang ada yang diketahui nakal, kita perintahkan kepada dinas terkai cabut izinnya sesuai intruksi dari Bapak Gubernur Kalbar,” ujarnya.

Yang pasti kata Santosa, pihaknya akan menindaklanjuti permasalahan elpiji melon ini, sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) sebagai anggota dewan.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, bahwa masyarakat Kabupaten Sintang beberapa waktu belakangan ini, sering mengeluhkan harga elpiji subsidi yang naiknya sangat tidak wajar.

Bety misalnya, ibu rumah tangga ini mengeluhkan harga elpiji yang dibelinya hingga capai Rp37ribu per tabung di tingkat eceran. “Kemarin saya beli sampai Rp37 ribu. Terkejut juga saya, kenapa harganya sampai segitu,” ujar Bety

Maka dari itu, Bety berharap, persoalan ini dapat segera ditindak lanjuti, agar tak memberatkan sebagai warga kecil seperti dirinyanya. “Pendapatan sehari-hari keluarga tidaklah seberapa, tapi barang naik terus. Maka dari itu, kita mohon perhatian dari pemerintah untuk segera menindaklanjuti harga elpiji ini,” pungkasnya. (Mo)

 

Timot Timot
Tags ,

Related posts

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top