Tuah: Permasalahan Sosial Anak-Anak Harus Diperhatikan

Anggota DPRD Sintang, Tuah Mangasih

SINTANG [www.mediakapuasraya.com] – Permasalahan yang menimpa remaja, khususnya pelajar SMA di Kabupaten Sintang belakangan ini, menjadi sorotan berbagai pihak.

Salah satunya anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Tuah mangasih. Ia menilai masalah yang menimpa pelajar ini merupakan semacam permsalahan sosial. “Sangat kita sayangkan remaja-remaja kita ini nekat mengambil jalan yang salah seprti itu. Sebenarnya ini menjadi keprihatinan kita semua, baik sekolah, orang tua dan juga lingkungan,” ujar Tuah ditemui di kantor DPRD Setempat, kemarin.

Maka dari itu, Tuah meminta, apabila sudah melihatkan ciri anak-anak yang tak seperti biasanya, seperti melamun dan sebagainya, yang paling dekat dengannya yakni orang tua segera merespon itu. “Orangtua pasti terlebih terdahulu, kalau memang masih juga menemukan solusi, dibawa ke tokoh agama dan lain sebagainnya, berusaha agar anak-anak kita terhindar dari hal-hal yang negatif,” terangnya.

Politisi Partai Demokrsi Indonesai Perjuangan (PDIP) ini jug berharap,  instansi terkait dapat meningkatkan sosialisasi-soisalisasi agar anak-anak remaja ini tidak mengambil jalan pintas. “Sangat disayangkan sekali, belakangan ini ada dua kasus yang menimpa generasi penerus kita. Makanya sosialisasi-sosialisasi juga harus ditingkatnya oleh pihak sekolah maupun instasni terkait,” terangnya.

Ia juga minta, permasalahan yang terjadi ini jangan ada menyalahkan siapa-siapa. Tapi ini kata Tuah harus menjadi tanggung jawab bersama.

Sebagaimana diketahui,  dunia pendidikan Kabupaten Sintang, beberapa hari belakangan menjadi sorotan publik. Bukan karena prestasinya, tapi karena terjadi beberapa kasus negatif yang menimpa pelajar di Bumi Senentang.

Seperti viralnya di Media Sosial (Medsos) video bullying yang menimpa pelajar SMA Sintang. Bahkan diduga pelaku bullying tersebut tak lain dilakukan oleh kakak kelas korban. Tak hanya itu, beberapa waktu lalu, juga dihebohkan kasus bunuh diri. Pelajar asal Kabupaten Sintang tersebut nekat mengakhiri nyawanya sendiri, diduga karena masalah asmara. (Mo)

Timot Timot

Related posts

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top