Dua Pimpinan DPRD Sintang  Resmi Dilantik

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Florensius Ronny dan Jeffray Edward telah ditetapkan sebagai pimpinan definitif DPRD Sintang masa jabatan 2019- 2024. Penetapan dua orang wakil rakyat tersebut dilaksanakan dalam rapat paripurna pengucapan sumpah/janji Pimpinan definitif DPRD Sintang masa jabatan 2019- 2024 di ruang Sidang Utama DPRD Sintang, Jumat (25/10/2019).

Namun Paripurna tersebut hanya menetapkan Florensius Ronny sebagai Ketua DPRD Sintang dan Jeffray Edward sebagai Wakil Ketua I DPRD Sintang. Penetapan Wakil Ketua II DPRD ditunda karena masih menjalani proses sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“tentunya kami selaku pimpinan dewan, mulai dari hari ini akan melaksanakan tugas, fungsi, dan wewenang, dengan meletakkan azaz supremasi hukum serta mengedepankan taat peraturan perundang-undangan dan peraturan tentang tata tertib dewan dalam melaksanakan tri fungsi DPRD, meliputi fungsi pembentukan peraturan daerah, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan, yang dalam implementasinya melalui alat-alat kelengkapan dewan yang segera dibentuk dan ditetapkan,” ujar Florensius Ronny.

Ronny mengatakan bahwa penetapan sebagai ketua dan wakil ketua I DPRD kabupaten Sintang masa jabatan 2019-2024 berlandaskan ketentuan pasal 35 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib DPRD provinsi, kabupaten/kota beserta penjelasan pasalnya, yang mengatur bahwa pimpinan DPRD merupakan satu kesatuan pimpinan yang bersifat “kolektif dan kologial”.

“tindakan dan atau keputusan rapat paripurna oleh 1 (satu) atau lebih unsur pimpinan DPRD, dalam rangka melaksanakan tugas dan wewenang pimpinan DPRD, sebagai tindakan dan atau keputusan semua unsur pimpinan DPRD. Demikian pula rapat paripurna yang dipimpin oleh ketua atau wakil ketua DPRD mempunyai kekuatan hukum sama,” kata Ronny dalam pidato pengantanya.

Ronny mengatakan bahwa berdasarkan Undang-Undang tentang susunan kedudukan MPR, DPR, DPD, dan DPRD, serta undang-undang tentang pemerintahan daerah, yang menyatakan anggota/ketua/wakil ketua DPRD sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah janji secara bersama. Meski begitu penetapan wakil Ketua II belum dapat dilakukan karena prosesnya belum selelsai.

“Dengan telah kita laksanakan prosesi acara pengucapan sumpah/janji pimpinan DPRD kabupaten Sintang masa jabatan 2019 2024 disertai penyerahan keputusan Gubernur Kalimantan Barat tentang peresmian pengangkatan pimpinan DPRD Kabupaten Sintang masa jabatan 2019-2024, maka legalitas lembaga keterwakilan rakyat daerah Kabupaten Sintang yang kita banggakan ini, pada hari ini secara yuridis dan defacto, telah terbentuk pimpinan DPRD kabupaten Sintang yaitu ketua dan wakil ketua I masa jabatan 2019 2024. Dengan demikian terlaksana tugas dan wewenang pimpinan sementara sebagaimana yang telah diamanahkan kepada kami,” ucap Ronny di Ruang Sidang DPRD Sintang.

Dia menegaskan bahwa pimpinan sementara DPRD kabupaten/kota dapat memproses usulan calon pimpinan definitif tanpa menunggu semua partai politik yang memiliki hak mengisi kursi pimpinan DPRD kabupaten dan kota, untuk mengajukan calon pimpinan definitif. Dengan ketentuan, minimal sudah ada usulan 1 (satu) orang unsur calon pimpinan DPRD kabupaten dan kota dapat diusulkan, setelah adanya usulan partai politik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Jadi pelantikan ini juga mesih menyisakan tugas, kami selaku pimpinan definitif, untuk segera mengusulkan unsur pimpinan wakil ketua II, yang tentunya akan kami laksanakan setelah unsur pimpinan partai politik Hanura pada tingkatan DPC, DPD, dan DPP yang berhak mendudukj jabatan wakil ketua II, memenuhi persyaratan dan melaksanakan proses, serta mekanisme sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” terangnya.

Sebelumnya lanjut Ronny,  partai Hanura yang sampai dengan batas waktu yang telah diberikan oleh pimpinan sementara, belum menyampaikan surat dan atau keputusan DPC, DPD, dan DPP perihal usulan nama calon pimpinan Wakil Ketua II, yang sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.

“pada intinya kita akan lakungan pengumuman itu kalau semua persyaratan sudah terpenuhi, artinya sesuai dengan mekanisme yang berlaku,”pungkasnya. (mo)

Timot Timot

Related posts

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top