Welbertus : Tata Kelola Kota Sintang Harus Jadi Perhatian

Anggota DPRD Sintang, Welbertus. (FOTO:TIMO)

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-  Drainase yang buruk, kerap membuat beberapa wilayah di dalam Kota Sintang ini banjir saat hujan deras menguyur. Keadaan ini pula sering dikeluhkan masyarakat.

Menanggapi hal itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus mengatakan, bahwa persoalan ini sudah lama menjadi perhatiannya. Bahkan di pandangan umum fraksi juga pernah disampaikan.

“Sudah saya sampaikan supaya memang tata kota kita ini harus di kelola dengan benar, kalau belum ada sarjananya kita sekolahkanlah,” ujar Welbertus ditemui di kantor DPRD Sintang belum lama ini.

Maka dari itu, kata Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Sintang harus memikirkan hal tersebut, karena ini bukan untuk jangka pendek, tapi jangka panjangnya.

“Kalau ini dibiarkan pasti makin lama makin parah. Nanti orang mendirikan bangunan dimana-mana, tidak memperhitungkan pembuangan dan drainasenya. Sehingga makin bahaya ke depan,” katanya.

Ia juga menyampaikan, untuk pemilik ruko-ruko di dalam Kota Sintang saat ini yang menutup drainase, harus mendapat teguran tegas dari instansi terkait. Jangan dibiarkan begitu saja, karena dampaknya akan sangat buruk.

“Seharusnya pertama ada imbauan dulu untuk pemilik ruko, setelah imbauan itu tidak diindahkan, maka sangsi mesti diberikan. Tentu juga harus melihat kasusnya sperti apa,” terang Welbertus.

Ia juga meminta, agar pemilik ruko sadar akan hal itu. Jangan menunggu ada teguran dari pemerintah baru diperbaiki, tapi harus inisiatif sendiri untuk memperbaiki permasalahan tersebut.

Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan pada tahun 2018 telah membuat perencanaan drainase ( area 2 ) Jalan Sintang – Sei Ringin, Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Wirapati Kiri, Jalan Mt. Haryono.  Dan perencanaan drainase ( area 1) yang mencakup jalan Cadika, Jalan Dr Wahidin, Jalan YC. Oevang Oeray – Simpang Lima. “perencanaan tersebut dibuat tahun 2018 dan pengganggaran pembiayaan pembangunan saluran drainase tersebut telah diusulkan melalui dana APBN,”  terang Jarot. (Mo)

Timot Timot
Tags

Related posts

Top