Berlangsung 10 Hari, Sintang Expo 2019 Direncanakan Diisi Enam Lomba

Berlangsung 10 Hari, Sintang Expo 2019 Direncanakan Diisi Enam Lomba

Sintang-www.mediakapuasraya.com-Pemerintah Kabupaten Sintang akan kembali melaksanakan Sintang Expo pada 24 Agustus hingga 2 September 2019. Kegiatan yang akan dilaksanakan selama 10 hari tersebut harus berjalan lancar dan sukses. Guna membahas banyak hal terkait Sintang Expo 2019 tersebut, jajaran Pemkab Sintang melaksanakan rapat persiapan pada Rabu, 14 Agustus 2019 di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sintang. Rapat yang dipimpin oleh Henri Harahap Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang tersebut membahas banyak hal seperti parkir, stand, kebersihan, keamanan, lalu lintas, acara, dan panggung hiburan.

Henri Harahap Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan bahwa Sintang Expo ini tidak ada anggaran dari APBD Pemkab Sintang sehingga semua pihak harus ikut membantu dan membiayai pelaksanaan Sintang Expo. “maka Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang harus ikut semua dan membayar biaya kontribusi. Seluruh biaya kontribusi yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai semua kegiatan selama pameran seperti keamanan kebersihan, sewa panggung utama, listrik dan yang lainnya” terang Henri Harahap.

Sudiyanto Wakil Ketua Panitia Pameran Pembangunan dan Sintang Expo 2019 yang juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sintang menyampaikan agar semua panitia bisa bekerja maksimal dalam menyiapkan Sintang Expo 2019. “semua seksi saya minta bekerja menyiapkan gawai besar dan lama ini. Sintang Expo ini akan melibatkan ribuan orang dan masyarakat Sintang pasti akan antusias menyaksikan Sintang Expo ini. Maka panitia harus bekerja maksimal menyiapkan dan mengambil langkah antisipasi” terang Sudiyanto.

Susana Raguniati dari Seksi Panggung dan Hiburan menyampaikan bahwa pada malam penutupan yakni 2 September 2019, masyarakat akan dihibut artis nasional yang sesuai dengan selera masyarakat. “kami juga akan mengisi 10 hari Sintang Expo 2019 dengan enam jenis perlombaan. Silakan kepada masyarakat Kabupaten Sintang untuk mendaftar dan menjadi peserta lomba tersebut” terang Susana Raguniati

Adapun keenam jenis lomba tersebut adalah lomba stand up comedy perorangan, lomba lagu dangdut, lomba baca puisi perjuangan, lomba lagu-lagu perjuangan, lomba akuistik dan lomba fashion show busana adat nusantara. Untuk informasi dan pendaftaran bisa menghubungi Danus (0822 5518 1818), Ida (0853 3208 8850), Ella (0857 8787 6287) dan Sutrisman (0822 5134 0245) atau datang langsung ke Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang dengan uang pendaftaran Rp. 75.000 per lomba. “satu orang boleh mengikuti lebih dari satu jenis lomba” terang Susana Raguniati.

Marwan dari Dinas Perhubungan mengingatkan agar pajak parkir harus ada. “pengelola parkir harus lapor ke Bappenda. Saya juga berharap supaya parkir rapi dan teratur. Karcis parkir sudah disahkan oleh Bappenda. Sehingga Pemda ada pemasukan dari parkir ini” saran Marwan.

Budi Santoso dari Polres Sintang menyarankan agar lubang di kawasan Simpang Lima agar segera dirapikan dan ditutup untuk mengurangi bahaya dan kerawan kemacetan saat malam puncak. “Kami harap ada  penimbunan jalan berlobang di simpang lima menuju Mapolres Sintang” harap Budi Santoso.

Juwita dari Seksi Penilaian Stand menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan tim juri yang berpengalaman dalam menilai stand peserta Sintang Expo 2019. “juri ada empat orang. Semua berpengalaman. Kami memastikan bahwa penilaian terhadap stand peserta akan professional” terang Juwita.

Jatmiko dari Seksi Pembangunan Stand menjelaskan hingga saat ini sudah ada  16 Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang yang  sudah menddaftar. “target kami ada 32 OPD ikut. Kami juga mengundang BUMD, BUMN, instansi  vertical, swasta untuk ikut membuka stand. Yang luar biasa ini dari UMKM, dari 146 stand yang kami siapkan, sudah mendaftar 143 UMKM jadi sisa 3 stand saja hingga hari ini. Dari 143 stand untuk UMKM, kami hanya membangun 111 stand saja, sisanya UMKM sendiri yang akan bangun. Sedangkan untuk PKL atau hamparan setelah kami menghitung ruang yang tersedia, maka hanya bisa untuk 30 PKL atau hamparan saja. Kita juga akan ada rapat dengan warga sekitar stadion.  Dengan ketua RT, warga, serta pengurus masjid” terang Jatmiko.

 

mediakapuasraya

Top