Ronny: Kompetisi Olahraga Berjenjang Akan Ciptakan Atlet Berprestasi

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menyambut baik kompetisi sepak bola U-15 yang digelar Pemda Sintang bekerjasama dengan Asosiasi PSSI Kalbar.

Ronny menilai, melalui ajang seperti inilah, ke depan akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat diandalkan Kalbar, bahkan Indonesia. Karena kompetisi ini merupakan ajang pembinaan berkelanjutan.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini, selain sebagai ajang pengembangan dan pembinaan sepak bola di Sintang, tentu juga wadah untuk mencetak atlet berprestasi, semoga ada atlet Sintang yang dapat berkompetisi di ajang nasiaonal,” harapnya, selasa (25/06/2019)

Politisi Partai Nasional Demkrat (Nasdem) ini juga menilai, betapa pentingnya kompetisi usia muda yang berjenjang dan berkesinambungan. Karena dari dari usia mudalah dapat membentuk fonadasi yang kokoh untuk kemajuan cabang olahraga sepakbola. “Seberapa penting? Tentu sangat penting karena kompetisi usia muda adalah fondasi. Ini hal yang fundamental dalam pembinaan atau pengembangan sepakbola,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sintang bersama Asosiasi  Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kalimantan Barat, menggelar  Kompetisi Sepak Bola U15 se-Kalimantan Barat  di Stadion  Baning Sintang, Senin (24/06/2019). Kompetisi tersebut dilakukan guna mencetak  atlet cabang olah raga sepak bola di Kalimantan Barat.

Kompetisi di bidang olahraga ini dibuka Bupati Sintang, Jarot Winarno, dihadiri  Sekretaris Asosiasi PSSI Kalimantan Barat, Nanang Setiyadi, Danyon Infantri 642 Kapuas Sintang,  Kapolres Sintang , Dandim 121 Sintang, Komandan POM Sintang, Pejabat Korpimda serta Para Asisten, Pengurus KONI Sintang.

Dalam sambutannya, Jarot menyatakan, Kabupaten Sintang bangga menjadi tuan rumah pada kompetisi yang diikuti empat tim sepak bola, terdiri dari Kota Pontianak, Kabupaten Sambas, Kabupaten Landak dan Sintang sebagai tuan rumah ini. “Karena pembinaan pada usia dini dalam cabang olah raga sangat penting, guna menghidupkan dan berjaya kembali kesebelasan sepak bola di Kalimantan Barat,” ujar Jarot.

Dikatakan Jarot, Kalimantan Barat sudah punya tim Persipon yang pernah berlaga di Liga Utama, dan juga pernah punya tim lain yang berlaga di divisi 1. Di ajang Suratin Cup pernah masuk delapan besar nasional yang mainnya sampai di Manado dan Malang. Itulah kejayaan Kalbar dalam cabang olah raga sepak bola pada masa lalu. “Saya yakin cabang olah raga sepak bola di Kalimantan Barat ini akan berjaya kembali dengan adanya pembinaan-pembinaan disetiap kabupaten,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Asosiasi PSSI Kalimantan Barat, Nanang Setiyadi  mengatakan, Kompetisi Sepak Bola U15 ini merupakan kalender PSSI secara nasional. Para Juara pada kompetisi ini akan mewakili Asosiasi PSSI  Kalimantan Barat di ajang nasional yang akan dilaksanakan di Magelang pada bulan November 2019 mendatang.

“Setelah U15 ini, kalender PSSI berikutnya yaitu kompetisi U17 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sambas pada Juli dan U23 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Ketapang pada akhir Agustus,” jelasnya.

Tentu kata Nanang, diharapkannya para pengurus PSSI kabupaten/kota dapat mengikuti kalender yang sudah dijadwalkan PSSI pusat itu, agar Kalimantan Barat mempunyai wakil di Liga Nasional. (mo)

 

Timot Timot

Related posts

Top