Pembangunan Fisik Rumah Sakit Rujukan Digenjot Lagi

Anggota DPRD Sintang, Welbertus. (FOTO:TIMO)

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-  Rumah sakit Rujukan yang merupakan Gedung baru RSUD Ade M Djoen Sintang sudah beroperasi lebih dari setahun ini, kendati demikian belum semua layanan kesehatan dapat dilakukan di gedung baru tersebut lantaran bangunan fisiknya belum rampung 100 persen, padahal sudah diresmikan pemerintah.

“baru manajemen dan Layanan kesehatan rawat jalan yang sudah pindah ke Gedung RSUD Ade M Djoen yang baru,” ungkap Direrktur RSUD Ade M Djoen Sintang, dr. Rossa Trifina, Kamis (20/06/2019)

Hingga saat ini pelayanan rawat inap dan gawat darurat masih dilakukan di RSUD yang lama. RSUD lama tersebut dinilai sudah tidak representatif lagi. “Semestinya semua pelayanan kesehatan standar Rumah Sakit sudah dilayani di RSUD Ade M Djoen yang baru,” tukasnya.

Anggota komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang ,Welbertus mengatakan  Rumah sakit merupakan salah satu dari sarana kesehatan, merupakan rujukan pelayanan kesehatan dengan fungsi utama menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat penyembuhan dan pemulihan bagi pasien.

Menurut Welbertus, Sebagai badan layanan publik, rumah sakit harus memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal dan memuaskan kepada masyarakat sehingga sangat penting untuk diperhatikan bahwa sebuah rumah sakit harus memiliki standar pelayanan agar menjamin kepuasan dan keamanan pasien.

“Namun indikator mencapai standar pelayanan minimal, haruslah didukung sarana dan prasarana rumah sakit yang memadai, termasuklah dari fisik bangunan itu,” ungkap Welbertus belum lama ini.

Berangka dari persoalan tersebut pihaknya Sintang meminta Pemerintah Daerah (Pemda)  Kabupaten Sintang memprioritaskan pembangunan fisik rumah sakit rujukan yang berada di Jalan YC Oevang Oeray Sintang tersebut. Welbertus mengatakan hal tersebut penting dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Ade M Djoen yang baru tersebut. Apalagi saat ini rumah sakit rujukan hanya menyediakan pelayanan rawat inap saja.

“inikan belum selesai, padahal pembangunanya sudah lama, maka kita minta Pemda mediprioritaskan agar bangunan rumah sakit cepat rampung, sehingga dapat dimanfaatkan maksimal untuk yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat,” ujarnya

Sebelumnya Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji  saat berkujung ke Rumah Sakit Rujuakn menyampaikan bahwaBapak Presiden RI sudah menjelaskan bahwa titik utama pembangunan 2019 ini adalah pembangunan sumber daya manusia yang tentunya ada pada kesehatan dan pendidikan. Maka pengembangan rumah sakit ini bisa menjadi prioritas.

“jadi ini perhatian kita dalam meningkatkan kualitas kesehatan di bumi Senentang, maka kita minta pemda Kabupaten Sintang memprioritaskan pembangunan fisik rumah sakit rujukan ini,” timpalnya.

Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan, Pemerintah Daerah sangat memperhatikan pembangunan rumah sakit rujukan tersebut. Pihaknya tetap melanjutkan pembangunanya. Saat ini progres pembangunan lanjutan sudah dilelangkan.

“kita  tetap melaksanakan pembangunan fisik rumah sakit rujukan secara bertahap baik dari dana APBD maupun dari dana DAK,” terangnya. (mo)

Timot Timot

Related posts

Top