Komisi A DPRD Sintang Minta Pelayanan Kesehatan Kembali Normal

Anggota DPRD Sintang, Hermanto

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Pelayanan publik di Rumah Sakit dan Puskesmas di Kabupaten Sintang  pada saat cuti lebaran 1440 H  tentu tidak maksimal seperti biasa hal ini dikarenakan beberapa pegawai yang bertugas di pelayan kesehatan itu merayakan lebaran bersama keluarga. Hal terebut diakui pihak Kasubbag Humas RSUD Ade M Djoen Sintang, Nursyamsiah. Dia menyampaikan bahwa secara umum selama libur lebaran menyambut hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, RSUD Ade M Djoen Sintang tetap memberikan pelayanan seperti biasa kecuali layanan rawat jalan.

“Pelayanan kita seperti biasa,  dimana IGD kita buka 24 jam. Kemudian rawat inap juga berjalan seperti biasa. Kecuali kalau rawat jalan, kan memang tutup sesuai dengan hari libur,” ujar Syamsiah beberapa waktu lalu.

Cuti lebaran lalu  dokter spesialis menurutnya memang ada beberapa yang meninggalkan tempat, tetapi ada yang tetap stand by. Terutama 4 dokter spesialis dasar seperti yakni spesialis anak, penyakit dalam, bedah dan kandungan.

“Jadi untuk pelayanan rumah sakit tidak ada perubahan, karena kita juga sudah melakukan rapat persiapan. Kemudian perawat kita ada yang muslim dan non muslim. Jadi yang jaga nanti yang non muslim. Kami  juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang. Sehingga ada empat dokter umum yang dipinjamkan bertugas selama libur lebaran,” terangnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Hermanto mengatakan selepas lebur lebaran ini semua ASN harus kembali bertugas dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas.

“Kami Komisi A DPRD Sintang mengharapkan semua pelayanan publik normal kembali setelah libaur lebaran, termasul pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dan Puskesmas. Jangan sampai hari pertama masuk kerja ini tidak ada dokter atau tidak ada pelayanan rawat jalan,” harapnya.

Hari Pertama masuk kerja pasca libur lebaran terkait kehadiran pegawai Sintang lebih dari 95 persen, Hermanto mengatakan hal ter­sebut merupakan komitmen atas pengabdian kepada negara. Kesadaran untuk mendisiplinkan diri harus terus ditingkatkan agar ASN bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat. “pelayanan publik yang baik itu juga diukur dari tingkat kehadiran pegawai sejauh mana tingkat kedisplinan dan tanggung jawab mereka selalu pegawai yang dibiayan pemerintah, pungkasnya.

Dia berhapa pasca libur lebaran , Pegawai mengantongi semangat dan motivasi baru sehingga dapat meningkatkan semangat kerja untuk memberikan pelayanan semaksimal mungkin bagi masyarakat, “ kita tidak mau mendengar ada keluhan masyarakat terkait pelayan publik di Kabupaten Sintang, Semuanya harus dipastikan normal dan optimal,” tegasnya. (mo)

Timot Timot
Tags

Related posts

Top