Jeffray: Pemekaran PKR Dapat Mendongkrak Ekonomi Masyarakat            

Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward. (FOTO:TIMO)

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward mengatakan, bahwa Pemekaran Provinsi Kapuas Raya (PKR) merupakan harapan yang sudah lama didamba-dambakan masyarakat yang berada di wilayah timur Kalbar.

“Sudah sangat lama sekali kita mengindam-idamkan PKR ini. Maka dari itu, kita sangat berharap sekali ini segera terwujud,” ujarnya saat dijumpai di DPRD Sintang, belum lama ini.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Indonesia (PDIP) ini juga mengatakan selain mendesak, PKR juga diyakini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.“Jika pemekaran provinsi terwujud, maka sistem pemerintahan akan merata dan pembangunan dapat dirasakan di seluruh kawasan hingga pedalaman Kalbar,” jelasnya.

Jeffray juga mengatakan, bahwa memang tidak mudah mewujudkan pemekaran provinsi. Tetapi dengan koordinasi pemerintah serta pihak terkait yang intens, PKR pasti dapat terwujud.”Maka dari itu, kami semua mengajak stakeholder terkait untuk bersama-sama mendorong proses pemekaran Provinsi Kapuas Raya. Begitu juga seluruh pemimpin dan stakeholder yang ada di Kalbar ini,” harapnya.

Dimulai dari kabupaten yang mau memekarkan diri, pemerintah, legislatif serta DPR maupun pemerintah pusat. Semuanya kata Jeffray mesti duduk bersama untuk membahas ini, agar bagaimana Kalbar yang luas ini segera dapat dimekarkan.

Sementara itu, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengsatakan, bahwa berbagai upaya terus dilakukan, baik pemerintah provinsi Kalbar maupun lima kabupaten dibagian timur Kalbar untuk mewujudkan pemekaran Provinsi Kapuas Raya (PKR) ini.

Salah satunya, dengan telah ditandatanganinya surat pernyataan untuk terwujudnya PKR yang dilakukan Bupati dan Ketua DPRD dari lima kabupaten yang nantinya akan masuk di PKR.“Jadi lima kabupaten telah diakomodir. Kami seluruh Bupati dan Ketua DPRD telah menandatangani surat pernyataan untuk terwujudnya itu,” ujar Bupati Sintang, Jarot Winarno.

Hanya saja, yang belum dilakukan hingga saat ini adalah, rencana Gubernur Kalbar, Sutardmiji untuk membawa lima Bupati dan Ketua DPRD menghadap Presiden RI sesuai janjinya saat kunjungan kerja nya di Sintang beberapa waktu lalu.

“Kami tinggal menunggu rencana pak gubernur untuk membawa menghadap ke presiden terkait PKR ini,” pungkasnya. (mo)

Timot Timot

Related posts

Top