Sebanyak 471 umat Terima Sakramen Krisma di Katedral Sintang

Sebanyak 471 umat Terima Sakramen Krisma di Katedral Sintang

Sintang-www.mediakapuasraya.com-Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap memberikan sakramen krisma kepada 471 umat Katolik yang sudah dewasa di Paroki Kristus Raja Katedral Sintang paa Minggu, 14  Oktober 2018.

Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap menjelaskan bahwa sejarah diberikannya sakramen krisma adalah saat sebuah peristiwa yang dinamakan pentekosta. “saat itu roh kudus memungkinkan para murid untuk memahami aneka bahasa. Roh kudus saat itu mampu mempersatukan umat. Peranan roh kudus sebagai pemberi kuasa dan kekuatan. Sakramen krisma diharapkan mampu memajukan keimanan dan mendorong sikap terbuka untuk mengampuni sesama” terang Samuel Oton Sidin.

“secara tradisional, suku-suku yang ada di Indonesia juga mengenal roh-roh namun ada roh yang jahat dan baik. Jika roh meninggalkan tubuh maka tubah akan mati. Dalam Alkitab dikisahkan keberadaan roh. Dalam Katolik dikenal dengan roh dari Tuhan. Roh Kudus lahir dari bapa dan putra. Sifatnya kekal. Roh dapat menguasai dan memenuhi seluruh hidup manusia” tambah Monsinyur Samuel.

“ada tiga peranan roh kudus yakni pertama, memampukan para murid untuk mengerti bahasa para rasul  yang beraneka bahasa. Apakah para rasul menguasai banyak bahasa atau para murid yang mampu memahami bahasa para rasul yang menggunakan banyak bahasa. Roh memampukan mereka untuk mengerti bahasa yang digunakan. Para rasul menguasai banyak bahasa dan para murid memahami bahasa yang digunakan para rasul. Roh kuduslah yang memampukan ini semua” terang Uskup Sintang.

kedua, roh kudus  mampu mempersatukan para murid dan memampukan mereka membangun kehidupan beriman. Mereka itu terdiri dari banyak budaya suku dan bangsa. Roh menjiwai mereka untuk bersatu. Bermanfaat bagi kebersamaan dan perkembangan ke arah yang lebih baik dari waktu ke waktu. Mereka mampu berperan dengan baik karena roh Kudus. Ketiga, Tuhan menghembuskan roh kepada para murid dan memberikan kuasa untuk menahan dan melepaskan dosa. Dalam Katolik mengenal imam untuk mengampuni dosa. Bukan imam yang melepaskan dosa tetapi roh kudus. Imam hanya sarana yang diberikan gereja.  Kita semua karena roh dimampukan untuk memberikan pengampunan yang merupakan bagian dari kasih. Inilah beberapa peranan penting roh kudus. Banyak yang sudah menerima sakramen krisma yang berarti menerima tanda karunia roh Kudus. Ini tanda saudara menerima karunia roh kudus. Yang sudah menerima roh Tuhan, seluruh hidupnya seperti cara kerja, cara bergaul dan cara hidup diperbaharui roh kudus” terang Uskup Sintang.

“apakah roh kudus mampu mempengaruhi hidup anda. Selalu berdoa agar hidup anda dipengaruhi roh kudus. Setelah menerima pengurapan dan karunia roh kudus. Kita dimampukan untuk berkomunikasi dengan Tuhan dan sesama. Tetap bersatu dan bersama dalam keseharian dan semangat kasih satu dengan yang lain. Kita juga dituntut mampu mengampuni orang lain. Menerima orang lain apa adanya sehingga ada kebersamaan dalam gereja. Peran roh kudus sebenarnya banyak, namun bacaan hari ini hanya menyebutkan tiga saja. Semakin kita terbuka dengan roh kudus dan dengan menjadi orang Katolik dan membuka diri akan kehadiran roh kudus, maka kita akan semakin dekat dengan Tuhan” tambah Uskup Sintang.

“terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah berpartisipasi dalam kerja penggembalan. Mereka dua bulan mengikuti pembinaan melalui pembelajaran. Kalian harus memahami makna sakramen krisma. Selamat kepada 471 umat, semoga menjadi orang Katolik militan dewasa. Sampai mati. Jangan setengah-setengah” pesan Uskup Sintang.

Sebelum 471 umat menerima sakramen krisma, Uskup Sintang langsung memandu mereka untuk mengulangi atau membaharui janji baptis. Usai pembaharuan janji baptis, Uskup mendokan supaya 471 penerima sakramen krisma diberikan roh ketaatan, roh pengetahuan, dan roh penguatan.

Saat ramah tamah, Paulus Higang salah satu pengajar para penerima sakramen krisma menjelaskan dengan menerima sakramen krisma, kalian diutus keluar. “Iman semakin kuat.  Dan kalian harus bisa ambil bagian dalam tugas Gereja” terang Paulus Higang.

Boby Oktavianus mewakili peserta krisma menyampaikan merasa bersyukur atas sakramen penguatan yang baru saja diterima. “terima kasih atas bimbingan para pembina selama mengikuti pelajaran dan binaan. Mohon maaf jika selama pembinaan ada hal yang kurang berkenan. Kami berharap roh Kudus bisa bekerja atas kami supaya lebih baik ke depannya” terang Boby Oktavianus.

Ketua DPP Laurentius Giya menyampaikan bersyukur karena sejak pendaftar, pelajaran sampai pelaksanaan berjalan lancar. “Terima kasih Pastor Paroki, para pengajar, dan peserta yang sudah menjalani dengan baik. Jaga keutuhan dan keimanan dengan baik. Kami mohon peserta menjadi aktif di gereja. Laksanakan kegiatan nyata di gereja dan masyarakat sebagai orang Katolik” pinta Laurentius Giya

Pastor Paroki Kristus Raja Katedral Sintang Romo Yohanes Pranoto, Pr menjelaskan pada tahun 2014 gereja kita dibongkar. Tahun 2017 diresmikan. Maka baru tahun ini baru kita bisa laksanakan penerimaan sakramen Krisma. “Saya tahu banyak yang belum menerima sakramen krisma. Anda sudah menerima sakramen krisma, maka saya minta supaya bisa mengikuti perayaan Ekaristi dengan lengkap. Anda sudah dewasa dalam iman. Anda menjadi pengajar bagi orang lain. Yang sudah orang tua harus mampu membimbing anak-anak anda dalam hal iman katolik. Yang belum berkeluarga, anda sudah dewasa dan harus tangguh dalam iman. Roh Kudus yang sudah diterima harus dijaga sampai akhir hayat. Jangan sangkal roh kudus yang sudah diterima. Roh Kudus harus hidup dalam diri anda” terang Romo Yohanes Pranoto, Pr

mediakapuasraya

*

*

Top