Heri Maturida: Metode Belajar Mengajar di Sekolah Harus di Sesuaikan Dengan Perkembangan Zaman

Ketua Komisi C DPRD Sintang, Herimaturida. (Dok. Timots)

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-Banyaknya kasus-kasus kekerasan dilingkungan sekolah dewasa ini seperti yang dilakukan peserta didik terhadap guru ataupun sebaliknya menjadi perhatian Ketua Komisi C DPRD Sintang, Heri Maturida

Kendati kasus-kasus tersebut tidak terjadi di Kabupaten Sintang namun tetap saja kata Heri bahwa ada yang salah dengan sistem pendidikan di Indonesia saat ini.

“Kasus tersebut, bisa saja karena metode penyampaian guru dalam proses belajar mengajar itu, sudah tidak lazim, tidak sesuai situasi dan kondisi atau fenomena sosial saat ini,” ujar Heri Sabtu (26/05/2018)

Saat ini sebut Heri peserta didik rata-rata sudah mengenal dan memegang yang namanya smartphone. Dan kebanyakan dari mereka menganggap alat komunikasi tersebut merupakan kebutuhan penting yang sulit dipisahkan dari dirinya.

“Sehingga mereka lupa dengan kewajibannya untuk belajar. Sudah tidak lagi memperhatikan guru yang mengajarnya,” imbuh Heri

Kondisi ini lanjut Heri tentu tak cocok lagi dihadapkan pada penerapan metode belajar mengajar yabg biasa saja. Dampaknya peserta didik menjadi malas dan engan mendengar apa yang disampaikan guru didepan kelas.

Disatu sisi jika guru kemudian melakukan penyitaaan smartphone siswa dengan harapan siswa bisa lebih fokus hasilnya malah bisa memicu konflik antara murid dan guru.

Menurut Heri peserta didik yang lebih banyak menghabiskan hari-hari dengan smartphone untuk berselancar didunia maya maupun bermain game akan sangat sulit untuk fokus pada pelajaran sekolah bahkan arti penting mata pelajaran bagi mereka sudah terkikis dan dampak terparahnya guru tak lagi mereka hormati.

Politisi Gerindra ini lantas menyarankan agar metode penyampaikan dalam mendidik disesuaikan dengan perkembangan zaman dan fenomena sosial yang terjarsaat ini. Disamping itu yang tak kalah penting kata Heri adalah perlunya peningkatan pendidikan akhlak dan etika agar mampu mengimbangi dengan kondisi dewasa ini.

“Supaya peserta didik tetap menghormati gurunya, karena guru memang harus dihormati,” tandasnya (red)

__Terbit pada
26/05/2018
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya