Dewan Minta Tiap RT Perketat Pengawasan di Lingkungan Masing-Masing

Ketua Komisi A DPRD Sintang, Syahroni. FOTO:TIMO

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Syahroni mengatakan penemuan bayi dalam kantong hitam yang diletakkan di samping Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Jalan MT Haryono, Sabtu (28/04/2018) lalu menunjukan kabupaten Sintang rawan pergaulan bebas.

Penemuan bayi di samping tong sampah kemarin, bukan kali pertama terjadi di sini. Ini merupakan bukti bahwa daerah ini sudah rawan dengan pergaulan bebas,” kata Syahroni, kemarin.

Berkaca dari pengalaman ini semua elemen mulai dari tingkat bawah harus meningkatkan kembali pengawasan, baik dari pihak aparat penegak hukum maupun seluruh elemen masyarakat.

“Ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi seluruh elemen, agar kejadian serupa tidak terulang,” tuturnya.

Syaroni meminta pihak RT juga harus memberikan pengawasan lebih pada warga yang dipimpinnya. Itu bisa mengantisipasi adanya berbagai tindak kriminal termasuk pergaulan bebas.

“Selain adanya razia yang dilakukan oleh aparat hukum, RT juga harus perketat pengawasan di lingkungan masing-masing untuk mengantisipasi adanya berbagai tindak kriminal termasuk pergaulan bebas,” papar Syahroni.

Politisi PKB ini juga meminta agar pemilik rumah kost atau kontrakan selektif dalam menerima penghuni, serta tidak bersifat acuh. Ini diperlukan sebagai kontrol agar tidak ada penyimpangan yang dilakukan penghuni kost atau kontrakan yang akan merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Mari lebih proaktif, jangan lepas tangan begitu saja ketika sudah dapat penghuni. Berikan kontrol terus sehingga bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegas Syahroni.

“menjaga keamanan lingkungan menjadi tugas kita semua,” pungkasnya. red)

__Terbit pada
02/05/2018
__Kategori
Parlemen, Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya