Gaji Dibawah UMK, Guru Honorer Di Sekadau Adukan Ke DPRD

SEKADAU [www.mediakapuasraya.com] – Puluhan guru honorer datangi kantor DPRD kabupaten Sekadau, Senin, (21/8/2017). Kedatangan para tenaga honor ini untuk mempertanyakan kejelasan nasib mereka pasalnya selama ini guru honor tersebut merasa diperlakukan seperti anak tiri.

Seperti yang disampaikan salah satu tenaga honorer asal SD Negeri 30 Dusun Ladak, Desa Meragun Kecamatan Nanga Taman meminta gaji honorer disesuaikan dengan UMK. Menurutnya, tenaga guru honor masih sangat dibutuhkan khususnya daerah pedalaman.

Menanggapi hal tersebut, Selasio anggota komisi III DPRD kabupaten Sekadau dapil dua Sekadau hulu, Nanga Taman dan Nanga Mahap mengakui memang kondisi diwilayah tersebut belum ada perubahan.

Bahkan, lanjutnya selama menjabat sebagai wakil rakyat pernah mengajukan pembangunan didaerah itu, tapi tak bisa terlaksana karena masih masuk dalam kawasan hutan lindung.

” Kampung Ladak itu, udah jatuh tertimpa tangga. Tapi rata-rata guru honor disitu rajin. Salut saya dengan perjuangan kalian semua ,” apresiasinya.

Begitu pula yang disampaikan Yuhilda Harahap dari Fraksi PKPI, meminta dinas pendidikan segera kaji ulang pokok permasalahan sehingga mereka tidak lagi mendapatkan tambahan penghasilan.

” mereka hanya menuntut di sesuai kan dengan UMK.

Mari kita duduk bersama bersama untuk memperjuangkan nasib guru honorer yang telah membantu mencerdaskan anak bangsa ini “. Tukasnya.

Menanggapi hal tersebut, Afronius Akim Sehan mewakili Dinas Pendidikan menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi para guru honorer.

Ia juga mengakui, sesuai hasil survey dilapangan, dinas pendidikan dilapangan kalau masih banyak guru yang bersertifikasi sering meninggalkan tugas dan kewajibannya sebagai abdi negara. Untuk menjalankan tugasnya, selalu guru honor dikorbankan.

” Terimakasih atas jasa para guru honor yang telah membantu mencerdaskan anak bangsa “. Tukasnya.

Sementara itu, Kabid Dikdas, Gelinus menyampaikan kalau dikabupaten Sekadau masih 439 Guru honor tingkat sekolah dasar dan 245 honor SMP.

Dan mereka semua layak untuk diangkat.

Sayangnya, sesuai peraturan pemerintah kalau gaji mereka hanya bisa diambil dari dana BOS.

” kalau dana bos hanya boleh diambil sebesar 15 % untuk gaji guru honor disekolah negeri dan 50 % untuk sekolah swasta “. Paparnya.

Mengacu pada SK Bupati tahun 2009 tentang sekolah didaerah terpencil kalau daerah kampung ladak, desa meragun kecamatan nanga taman layak mendapatkan tambahan penghasilan.

” Minta dewan tetapkan sekolah yang layak mendapat penghasilan khusus “. Imbuhnya.

Sementara itu, Empani kabid PTK menyampaikan hanya SK bupati yang berhak menetapkan status daerah khusus dan selanjutnya akan di usulkan ke kementerian.

” Yang bisa dibiayai dana BOS hanya tenaga honorer berpendidikan S1″. Timpalnya. ( Herman )

__Terbit pada
22/08/2017
__Kategori
Sekadau

Penulis: Admin Media Kapuas Raya