Hadir di Tengah Masyarakat, Bupati Berikan Arahan dan Motivasi Membangun Daerah untuk Lebih Baik

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-Seusai menutup rangkaian turnamen sepakbola Kupan Jaya Cup, pada malam harinya pukul 19.00 WIB yang bertempat di Balai Desa, Bupati Sintang bersama rombongan dari Pemerintah Kabupaten Sintang, bertatap muka langsung dengan masyarakat, perangkat desa, para BPD yang ada di wilayah Desa Kupan Jaya, Kecamatan Tempunak, pada hari Selasa (08/08/2017).

Dalam kesempatan tersebut, hadir mendampingi Bupati Sintang, Kepala UPBJJ wilayah 3, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM, dan Staf Ahli Bupati bidang ekonomi dan pembangunan, Dinas Pekerjaan Umum

Bupati Sintang saat memberikan arahannya dihadapan masyarakat menjelaskan bahwa tentang akan adanya pemekaran wilayah kecamatan, khususnya kecamatan tempunak akan dibagi menjadi dua wilayah kecamatan pemekaran baru, yang pertama wilayah Kecamatan Tempunak, yang kedua wilayah Kecamatan Tempunak Hulu, dan calon Ibukota Kecamatan Tempunak Hulu adalah  Desa Kupan Jaya, “saya sampaikan tentang pemekaran bahwa pemekaran kecamatan sudah sampai di tingkat provinsi Kalimantan barat, untuk pembahasan di tingkat Kabupaten itu sudah selesai, sudah dibuatkan peraturan daerahnya, kita tinggal tunggu keputusan dari Biro Pemerintahan Kantor Gubernur Kalimantan Barat saja, mengingat luas wilayah Tempunak ini sangatlah besar makanya memenuhi criteria untuk menjadi pemekaran kecamatan yang baru”. Kata Bupati

“akan tetapi kita perlu ingat bersama untuk membuat wilayah pemekaran yang baru dan calon ibukota kecamatannya ialah Desa Kupan Jaya, kita harus mempersiapkan semua tata ruang kecamatan, untuk penempatan kantor camat, untuk penempatan kantor polsek, dan kantor danramil, semuanya kita harus siapkan lahannya, agar cepat semua proses pemekaran wilayah, di Kabupaten Sintang akan memekarkan sebanyak 10 kecamatan lainya.” Tambah Bupati Sintang.

Selain pemekaran wilayah, sambung Jarot,  sesuai dengan visi dari Menteri Energi Sumber Daya Manusia Indonesia Terang 2019 dengan slogan tersebut maka kelistrikan di Indonesia hingga ke pedesaan harus sudah memiliki listrik untuk menerangi wilayah desa, “kita bersama-sama untuk memperjuangkan dalam halnya memenuhi kelistrikan yang ada di desa kita, gunakanlah potensi alam yang ada seperti membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidrolik, bisa juga menggunakan atau membuat Pembangkit Listrik Tenaga Air dari air yang ada di wilayah kita, dan yang paling penting kita harus membuat sebuah proposal, agar PLN dapat turun langsung kelapangan untuk melihat langsung bagaimana desa kita jika tidak ada listriknya.” Ungkapnya

Menurut Bupati Sintang, sesuai keinginan Presiden Republik Indonesia bahwa untuk membangun sebuah desa agar lebih maju perlu adanya perhatian dalam halnya membuat suatu produk unggulan desa, mendirikan atau merevitalisasi Badan Usaha Milik Desa, membuat sumber cadangan air, dan membuat sarana olahraga desa, “semua itu kita bangun dan kita buktikan, seperti produk unggulan desa kita apa misalkan anyaman, karet unggul, atau apa sajalah yang dapat menganggkat ekonomi kita di pasaran, kemudian kita di desa harus mendirikan atau merevitalisasi BUM-Des sebab keuangan yang ada didesa dapat bisa berputar untuk pembangunan di desa hal ini berbeda dengan yang namanya koperasi, kemudian bapak presiden menginginkan kita di desa membuat embung atau tempat cadangan air, kita buatkan lah semacam danau, nantikan bisa untuk pengairan sawah, untuk menyimpan cadangan air ketika hujan, dan yang paling penting adalah membuat sarana olahraga desa itu merupakan salah satu langkah dan sarana untuk berekreasi masyarakat di desa, selain untuk berekreasi dapat juga berolaharaga untuk menyehatkan badan kita setiap sore, bila perlu kita bangun lapangan voli setiap dusun”. Papar Bupati Sintang

“saya himbau kepada Kepala Desa, Perangkat Desa untuk membuat satu baliho tentang penggunaan anggaran ADD, karena kita dapat dana 1 milyar masyarakat beranggapan negatif, jadi kita sebagai perangkat desa harus membuatnya, agar masyarakat paham dalam penggunaan anggaran desa ini transparan, dan kemana saja uang ADD itu digunakan”. Pesan Bupati kepada perangkat Desa

Kepala Desa Kupan Jaya, berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sintang dengan hadirnya Bupati Sintang ke desa Kupan Jaya ini dapat memberikan manfaat perubahan yang begitu signifikan kepada Desa Kupan Jaua, dan masyarakat pun dapat bersama-sama membangun daerah kita cintai ini. Katanya.

Sementara itu, dalam sesi diskusi, salah satu warga yaitu Fransiska meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sintang agar dapat memperbaiki infrastruktur dasar seperti jalan yang ada di Desa Kupan Jaya maupun jalan yang menuju desa kami, sebab selama ini pembangunan jalan hanya ibaratkan sekali jalan setelah itu sudah tidak dilanjutkan lagi sehingga jalannya cepat hancur.

Warga lainnya Johan menuturkan di Desa Kupan Jaya menginginkan adanya Sekolah Dasar dan Taman Kanak-Kanak, sebab nantinya ini merupakan wilayah calon ibukota Kecamatan Tempunak Hulu.  (Humas/red)

__Terbit pada
09/08/2017
__Kategori
Sintang