Gawai Dayak Sekadau Tahun 2017 Resmi Dibuka

SEKADAU [ www.mediakapuasraya.com ] – Staf ahli Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Junaidi mewakili Gubernur Cornelis, membuka secara resmi  Gawai Dayak Kabupaten Sekadau ke-VIII tahun 2017 yang digelar di Betang Youth Center, Selasa (18/07/2017.) ditandai dengan pemukulan Gong.

Dalam sambutan Presiden Majelis Adat Dayak yang juga Gubernur Kalbar yang dibacakannya  mengajak seluruh kalangan untuk memelihara dan mendukung keberagaman budaya yang memiliki nilai keindahan sebagai wujud pelestarian budaya dibalik kemajemukan dan kesatuan NKRI.

” gali dan kembangkan nilai kreativitas budaya sebagai jati diri dan sebagai daya tarik wisata. Perlu pembinaan dan pengembangan budaya daerah dan kukuhkan nilai persatuan ,” ujarnya.

Dia menuturkan sedikitnya ada  405 sub suku dayak, selama ini selalu hidup harmonis, berdampingan dengan suku bangsa lain di Kalimantan. Bahkan seperti penyebaran secara geografisnya hingga Sarawak dan Brunai Darusalam.

“Bersama kita tolak radikalisme yang dapat mengancam persatuan dan kedamaian kita dalam NKRI,” tegasnya.

Bupati Sekadau, Rupinus menyampaikan gawai dayak merupakan penutupan dari rangkaian gawai lokal di kampung-kampung dan sebagai wadah pelestarian kebudayaan yang telah diwariskan nenek moyang.

” Seyogya nya, gawai di Sekadau sudah dilaksanakan sejak 1 Mei lalu. Dan Gawai dayak ini merupakan bagian dari rangkaian penutupan kegiatan gawai tersebut dan ungkapan syukur masyarakat atas limpahan yang maha kuasa,” ucap Bupati.

Hal senada juga disampaikan Ketua DAD Kalbar,  Jakius Sinyor, dia mengatakan gawai dayak sebagai bentuk ucapan syukur atas hasil panen kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

” gawai dayak merupakan jati diri kita,” tukasnya.( Herman )

__Terbit pada
18/07/2017
__Kategori
Sekadau

Penulis: Admin Media Kapuas Raya