Banjir Hambat Aktivitas Warga

SEKADAU [www.mediakapuasraya.com] – Hujan lebat yang terjadi beberapa hari terakhir di Desa Perongkang mengakibatkan akses keluar dari daerah ini tergenang banjir. Bahkan pada Rabu, (12/4/2017) genangan air mencapai ketinggian sekitar 50 – 70 cm.

Banyak warga yang nekat berkendara  melintasis akses tersebut, beberapa dari mereka harus pasrah karena motor yang dikendarai nya mogok.

Banjir ini mengakibatkan mobilisasi dan aktivitas warga setempat terganggu, Seperti yang diungkapkan Veronika Roni guru di SDN 15 Roca, Desa Boti, Sekadau Hulu, dirinya  terpaksa tidak mengajar lantaran tidak berani melintasi jalan yang tergenang banjir.

“Selain cukup tinggi kedalaman airnya. Akses yang tergenang pun cukup jauh, sekitar 300 meter,” ujarnya.

Kesehariannya, Ibu Guru ini harus berangkat dari Kampung Perongkan menuju tempatnya bertugas  sejauh 15 km menggunakan sepeda motor. Ditempatnya bertugas belum ada Rumah Dinas yang layak untuk ditempati.

“Kalau banjir seperti ini  terpaksa tidak mengajar di Sekolah,” ucapnya.

Sementara itu, Kades Perongkan Heryono saat dikonfirmasi mengakui kerap kali banjir melanda kawasan ” Sungai durian ” akses keluar dari Desa Perongkan.

Dikatakannya, kendati pada tahun 2015 lalu sudah dilakukan pengecoran dengan ketebalan sekitar 40 cm dan penambahan gorong-gorong sebagai jalur keluar air, tak juga bisa meminimalisir debit air yang tergenang.

” Sudah di cor jalannya. Memang, kalau hujan deras selalu banjir. Bahkan pernah mencapai 1 meter, padahal sudah di rabat beton “, Ucap heryono saat dihubungi via selular.

Ia berharap, kepada instansi terkait untuk mengkaji kembali penanganan areal rawan banjir. ( Herman )

__Terbit pada
12/04/2017
__Kategori
Sekadau

Penulis: Admin Media Kapuas Raya