Tekan Gizi Buruk, Dinkes Sekadau Minta Masyarakat Berdayakan Posyandu

SEKADAU [www.mediakapuasraya.com]-Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Kabupaten Sekadau terus berupaya melakukan penekanan angka Gizi buruk dan kurang Gizi, meski kasus tersebut dinilai masih sangat rendah dan sampai akhir 2016 sudah tak lagi ditemukan.

Kasi Gizi Bidang Kesehatan Keluarga Dinkes Sekadau, Edy Abdullah, mengatakan sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah melakukan pemantauan status gizi pada 7.080 balita dari 12 puskesmas yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Sekadau.

“Sebagai referensi, tahun 2015 lalu sebanyak 15,9 persen anak dari usia 0-59 bulan mengalami kurang gizi,” terang Edy saat dijumpai di Sekadau, Kamis (24/11/2016).

Edy menegaskan pihaknya akan terus berupaya melakukan pemantauan dan penekanan pada kasus kurang gizi dan  gizi buruk yang ada. Menurutnya pula, kasus tersebut muncul karena masyarakat belum begitu memaksimalkan pemanfaatan posyandu yang ada, sehingga beberapa tidak mengetahui adanya penyakit penyertaan pada balita.

“Faktanya partisipasi masyarakat untuk menimbang balita ke posyandu masih sangat kurang, seharusnya keberadaan Posyandu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ungkapnya.

Edy berharap kedepan masyarakat Sekadau bisa memaksimalkan pemberdayan posyandu yang ada, guna memantau perkembangan kesehatan balita serta mengantisipasi adanya penyakit kurang gizi atau gizi buruk.

“manfaatkan posyadu untuk mengontrol kesehatan balita, apalagi kalau ada kasus balita gizi buruk harus mendapat perawatan,  karena posyandu itu milik kita bersama. ( Herman )

__Terbit pada
25/11/2016
__Kategori
Sekadau, Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya